Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Audit Kemenkes Ungkap Perlunya Perbaikan Tata Kelola dan Komunikasi di RSUD AWS

    Juli 22, 2026

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Salurkan Hobi, Gen Z Memilih Bertani
    Lifestyle

    Salurkan Hobi, Gen Z Memilih Bertani

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJanuari 5, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Profesi bertani atau bercocok tanam yang biasanya dilakoni orang tua di perkampungan mulai dilirik oleh kalangan remaja atau yang akrab disapa Generasi Zoomers (Gen Z).

    Gen Z yang sering disebut-sebut bermental lemah, tidak pandai bekerja, atau bahkan gemar bermalas-malasan justru memiliki kecerdasan untuk mengubah keterbatasan menjadi ladang berpikir dan berinovasi menciptakan solusi.

    Hal ini dialami oleh salah satu Gen Z kelahiran 2003, Odie Nugraha. Mengisi waktu luang selama libur kuliah, Odie mengaku mulai menjalankan hobinya yang sejak dulu ingin ditekuninya.

    “Sebenarnya dari dulu emang sudah suka (menanam), kemudian aku itu terkendala di beberapa hal,” kata Odie pada Minggu, (5/1/2025) di kediamannya di Jalan Kamboja, Samarinda Seberang.

    Odie memaparkan kendala yang dialami, mulai dari mahalnya tanah/lahan di perkotaan, perawatan tanaman dari hama serta mengambil banyak waktu.

    “Tapi terkadang ya kalau aku senang tetap kulakuin meski capek dan juga aku sengaja menipu diri, men-distract, supaya aku tidak full di depan gadget,” papar Odie.

    Odie sendiri merupakan seorang pecinta alam. Dirinya kerap menghabiskan waktu, tenaga dan biaya untuk mendaki beberapa gunung termasuk di antaranya Gunung Rinjani, di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kecintaannya pada alam, membawanya giat mempelajari tumbuh-tumbuhan.

    “Jadi aku suka mempelajari tentang kehidupan sekitar. Sesederhana kenapa tumbuhan itu bisa tumbuh,” imbuhnya.

    Dalam menghadapi kendala mahalnya tanah/lahan, Odie memilih untuk menanam sayuran melalui media hidroponik.

    Tidak berhenti di sana, Odie kembali berinovasi untuk mengurangi potensi gagalnya panen yang disebabkan gangguan hama dengan menanam sayuran di dalam rumah.

    “Minusnya aku harus berusaha keras nyari cahaya matahari untuk fotosintesis,” ungkapnya.

    Mengatasi kurangnya cahaya matahari, kata Odie, digunakan lampu penerangan tambahan untuk membantu tanaman berfotosintesis.

    “Plus minusnya suatu hal itu bisa ditanggulangi tergantung kemampuan dan pemahaman ilmu maupun sains individunya,” pungkas Odie Nugraha.

    Bercocok Tanam Bertani Gen Z
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Audit Kemenkes Ungkap Perlunya Perbaikan Tata Kelola dan Komunikasi di RSUD AWS

    Juli 22, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Antisipasi Percepat Penyelesaian KRIS, Gedung Pandurata Disiapkan Jadi Penopang

    Juli 20, 2026

    Alkes Belum Lengkap, Gedung Pandurata AWS Belum Bisa Layani Pasien

    Juli 20, 2026

    Digital Detox, Benarkah Baik untuk Kesehatan Mental?

    Juli 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Audit Kemenkes Ungkap Perlunya Perbaikan Tata Kelola dan Komunikasi di RSUD AWS

    Nur AjijahJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan proses audit Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.