Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kaltim Bawa Pulang Tiga Medali dari Kejurnas Kabaddi U-21

    September 10, 2026

    Luruskan Isu Dugaan Korupsi Pasar Pagi, Praperadilan Bukan Bukti Tindak Pidana

    September 10, 2026

    BIFF Dorong Wastra dan Kriya Kaltim Naik Kelas ke Pasar Global

    September 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Antisipasi Percepat Penyelesaian KRIS, Gedung Pandurata Disiapkan Jadi Penopang
    Kesehatan

    Antisipasi Percepat Penyelesaian KRIS, Gedung Pandurata Disiapkan Jadi Penopang

    IraBy IraJuli 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gedung Pandurata RSUD AWS bakal jadi Penopang 100 Persen KRIS (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sesuai amanat pemerintah pusat, RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda terus mempercepat penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

    Hingga pertengahan tahun 2026, pemenuhan standar KRIS di rumah sakit rujukan terbesar di Kalimantan Timur (Kaltim) itu, telah mencapai sekitar 60 persen.

    Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD AWS, dr. Mazniati mengatakan, pihaknya menargetkan seluruh ruang rawat inap di gedung lama memenuhi standar KRIS pada September 2026.

    Langkah tersebut dilakukan sembari menunggu Gedung Pandurata siap dioperasikan.

    “Belum 100 persen, tapi kami upayakan September ini bisa 100 persen. Awalnya kami rencanakan saat pindah ke Pandurata, tetapi gedung itu masih memerlukan beberapa penyempurnaan. Karena itu, gedung lama akan kami lengkapi terlebih dahulu.” ujarnya.

    Pembangunan fisik Gedung Pandurata ditargetkan rampung, pada tahun ini. Namun, masih terdapat sejumlah pekerjaan penyempurnaan, seperti akses dan fasilitas pendukung lainnya. Sehingga operasional gedung, diperkirakan baru dapat dimulai pada awal 2027.

    “Kalau nanti pindah ke Pandurata, fasilitasnya sudah memenuhi standar KRIS 100 persen. Insyaallah awal tahun depan bisa mulai dioperasionalkan,” katanya.

    Penerapan KRIS merupakan bagian dari transformasi layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2024.

    Dalam skema ini, seluruh rumah sakit secara bertahap akan meninggalkan sistem kelas 1, kelas 2, dan kelas 3, digantikan dengan satu standar pelayanan rawat inap yang sama bagi seluruh peserta.

    Untuk memenuhi standar tersebut, ruang rawat inap wajib memenuhi 12 kriteria, mulai dari kondisi bangunan, ventilasi udara, pencahayaan, suhu ruangan. Maksimal empat tempat tidur dalam satu ruang, ketersediaan tirai antartempat tidur, kamar mandi yang ramah disabilitas, hingga fasilitas nurse call dan outlet oksigen di setiap tempat tidur.

    Penerapan KRIS tidak hanya berfokus pada pembenahan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

    Pelayanan rawat inap akan dilakukan secara multidisiplin dengan melibatkan dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, apoteker, ahli gizi, fisioterapis, radiografer, dan tenaga kesehatan lainnya.

    Implementasi KRIS di RSUD AWS akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh ruang perawatan memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga pasien dapat memperoleh layanan yang lebih aman, nyaman, dan setara tanpa lagi dibedakan berdasarkan kelas perawatan.

     

    dr. Mazniati Gedung Pandurata RSUD AWS RSUD AWS Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    RS Mulya Medika Dorong Warga Cegah Penyakit, Tak Hanya Datang Saat Sakit

    September 10, 2026

    TPP ASN Belum Cair, Dinkes Kaltim Minta Rumah Sakit Koordinasi dengan Bank

    September 9, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026

    Pola Makan Keluarga Jadi Penentu Tumbuh Kembang dan Prestasi Anak

    September 8, 2026

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kaltim Bawa Pulang Tiga Medali dari Kejurnas Kabaddi U-21

    R’syaSeptember 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) membawa pulang tiga medali dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas)…

    Luruskan Isu Dugaan Korupsi Pasar Pagi, Praperadilan Bukan Bukti Tindak Pidana

    September 10, 2026

    BIFF Dorong Wastra dan Kriya Kaltim Naik Kelas ke Pasar Global

    September 10, 2026

    TPP Guru Samarinda Belum Dibayar, Ismail Latisi: Tidak Ada Wacana Pengurangan dan Penghilangan

    September 10, 2026

    BIFF Siapkan Siswa SMK Kaltim Tampil di Melbourne

    September 10, 2026
    1 2 3 … 3,332 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.