Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    April 30, 2026

    Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim

    April 30, 2026

    Tegas Lawan Narkoba, Polresta Samarinda Musnahkan Barang Bukti dari 13 Tersangka

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Rest Area Odah Bekenyawa, Siap Jadi Sentra UMKM dan Kampung Kopi Khas Marangkayu
    Diskominfo Kaltim

    Rest Area Odah Bekenyawa, Siap Jadi Sentra UMKM dan Kampung Kopi Khas Marangkayu

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 12, 2025Updated:Juli 12, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Bambang Arwanto, A.P., M.Si., dalam kunjungan kerja ke lokasi proyek pada Sabtu, 12 Juli 2025.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Marangkayu – Tak sekadar tempat istirahat, Rest Area Odah Bekenyawa, yang sedang dibangun di Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu, disiapkan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi lokal.

    Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Bambang Arwanto,  dalam kunjungan kerja ke lokasi proyek pada Sabtu, 12 Juli 2025.

    Menurut Bambang, rest area ini akan memiliki fungsi ganda. Selain melayani pengendara sebagai tempat istirahat, juga akan menjadi etalase UMKM desa, dengan produk-produk unggulan seperti makanan khas, cinderamata, kriya, dan kopi luwak dari kampung kopi setempat.

    “Kopi luwak dari Desa Perangat Baru sudah cukup terkenal dan dibina oleh Pertamina. Kita ingin produk ini tidak hanya dikenal, tapi juga punya tempat tersendiri untuk dijual secara layak dan premium di rest area ini,” jelas Bambang.

    Pemerintah desa akan menjadi pihak yang mengelola spot UMKM di lahan seluas 1 hektare itu. Spot-spot tersebut akan disediakan secara gratis untuk pelaku usaha lokal.

    Selain itu, rest area juga akan dilengkapi dengan taman bermain, gazebo santai, dan fasilitas lainnya yang menunjang kenyamanan pengunjung sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar.

    “Kita harapkan UMKM dari berbagai bidang bisa masuk. Kalau bisa sebanyak-banyaknya. Yang penting sesuai regulasi, dan jelas tujuannya untuk kepentingan publik,” ungkap Bambang.

    Menurutnya, untuk menjamin kualitas produk, para pelaku UMKM akan dibina secara intensif oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman. Di bawah koordinasi Prof Rahmawati, pelatihan dan standardisasi produk akan menjadi agenda rutin agar UMKM di kawasan ini bisa bersaing secara sehat dan profesional.

    Menariknya, kawasan ini juga akan mengakomodasi segmentasi harga bagi semua kalangan. Produk murah tetap disediakan, namun produk premium seperti kopi luwak kelas atas juga akan ditampilkan sebagai daya tarik.

    “Kita tidak boleh menutup akses. Masyarakat kelas bawah bisa beli produk yang terjangkau, sementara bagi wisatawan atau tamu penting yang ingin menikmati produk eksklusif juga tersedia. Ini sistem pasar yang sehat dan adil,” ujar Bambang.

    Selain ekonomi, kawasan UMKM ini juga akan mengangkat unsur budaya lokal Kalimantan Timur. Pengunjung dapat menikmati suasana khas desa sambil disuguhi hiburan seni atau produk etnik khas daerah. Potensi wisata budaya dan ekonomi kreatif akan berjalan beriringan.

    Jika proyek ini berjalan sukses, Dinas ESDM berencana mengembangkan model serupa di kabupaten lain. “Kami ingin UMKM tidak hanya hidup, tapi tumbuh dan berdaya. Inilah bentuk nyata bagaimana SDA yang diambil dari daerah dikembalikan manfaatnya untuk masyarakat,” tegas Bambang. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    A.P. Dr. Bambang Arwanto M.Si Rest area Rudy Mas'ud UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Diterpa Kritik, Rudy Mas’ud Hentikan Peran Keluarga di TGUPP dan Siap Tanggung Biaya Fasilitas Nonprioritas

    April 26, 2026

    Rudy Mas’ud Serukan Politik Berbasis Kepentingan Rakyat di Pelantikan PAN Kaltim

    April 26, 2026

    CFN Dorong UMKM dan PAD, Viktor Yuan: Berpotensi Jadi Tradisi Kota

    April 24, 2026

    Diterpa Isu KKN, Gubernur Kaltim Tegaskan Tak Ada Intervensi dalam Pemilihan Ketua Kadin

    April 24, 2026

    Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi

    April 23, 2026

    Respons Lewat Media Sosial, Rudy Mas’ud Sebut Aspirasi Massa Sangat Berarti dan Berkelas

    April 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    Andika SaputraApril 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda– Arah kelanjutan penggunaan hak angket di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur…

    Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim

    April 30, 2026

    Tegas Lawan Narkoba, Polresta Samarinda Musnahkan Barang Bukti dari 13 Tersangka

    April 30, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Desak DPRD Segera Gunakan Hak Angket, Soroti Dugaan KKN

    April 30, 2026

    Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics

    April 30, 2026
    1 2 3 … 3,082 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.