Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    Juli 16, 2026

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Resmi, RSUD Taman Husada Bontang, Punya Gedung Klinik Hemodialisa
    Daerah

    Resmi, RSUD Taman Husada Bontang, Punya Gedung Klinik Hemodialisa

    MartinusBy MartinusOktober 25, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter. : Romi Ali Darmawan- Editor. : Redaksi.

    Insitekaltim,Bontang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Kota Bontang, resmi memiliki Klinik Hemodialisa.Setelah Klinik Laktasi dan Bank Darah, RSUD Taman Husada Bontang kini juga resmi memiliki Klinik Hemodialisa atau klinik khusus cuci darah, dan diresmikan langsung oleh Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, Jum’at (25/10/2019) pagi tadi. di acara Grand Opening Hemodialisa

    Klinik Hemodialisa sendiri terletak di lantai 2 gedung RSUD Bontang, didalamnya tersedia 14 alat cuci darah dengan 14 bed untuk pasien.

    dr. Diah Sawitri, selaku penanggung jawab dari klinik mengatakan, pihak rumah sakit sendiri menyediakan 2 dokter, dibantu dengan 8 orang perawat bersertifikat.

    “Perawatnya sudah mengikuti pelatihan selama tiga bulan. Harus sudah memiliki surat khusus baru bisa melayani pasien cuci darah” kata dr Diah Sawitri.

    Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Taman Husada Bontang dr I Gusti Made Suardika menuturkan, klinik tersebut, merupakan bentuk dan upaya RSUD Taman Husada Bontang, dalam mengoptimalkan pelayanan, khususnya untuk pasien yang harus melakukan cuci darah.

    Awalnya RSUD Sendiri hanya memiliki hanya empat mesin, dan ditambah lagi tujuh mesin, dan ditambah lagi hingga mencapai 14 mesin.

    “Kami ada 14 mesin untuk melayani para pasien, selama 24 jam dan dibagi dua shift” jelas dr Gusti.

    Sementara, Neni Moerniaeni selaku Walikota Bontang mengatakan, klinik tersebut tidak hanya akan melayani warga Bontang saja, namun juga diperuntukkan untuk masyarakat daerah sekitar Bontang yang juga harus mendapatkan penanganan cuci darah.

    “Klinik Hemodialisa di RSUD Taman Husada Bontang bukan hanya melayani warga Bontang, melainkan ada pasien daerah lain, seperti Kutai Timur (Kutim) dan Kutai Kartanegara (Kukar)”

    Selain itu, Bunda Neni juga menghimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan agar terhindar dari segala macam penyakit dan tetap sehat dalam menjalankan aktivitasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    R’syaJuli 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Mas’ud Rifai menilai penguatan…

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026

    Tumpang Tindih Kewenangan, Pesantren Berbasis Sekolah Formal Butuh Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan

    Juli 16, 2026

    Perkuat Deteksi Dini, Dinkes Samarinda Catat Hingga Mei 2026, Sudah 29 Kematian Akibat AIDS

    Juli 16, 2026
    1 2 3 … 3,218 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.