Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    74,4 Persen Orang Tua Paham Alur SPMB 2026, Kelompok Pendidikan Rendah Masih Terkendal

    Juli 8, 2026

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Perluas Intervensi Inflasi hingga Sasar Kebutuhan Sekolah

    Juli 8, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Reses DPRD Kutim, Warga Dominan Minta Pupuk Subsidi Berkualitas
    Advertorial

    Reses DPRD Kutim, Warga Dominan Minta Pupuk Subsidi Berkualitas

    SeliBy SeliMaret 8, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Joni S.Sos saat ditemui oleh Insitekaltim.com di Gedung Sekretariat DPRD Kutai Timur, Bukit Pelangi, Sangatta Utara pada Senin (8/3/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi 
    Insitekaltim, Sangatta – Hasil reses DPRD Kabupaten Kutai Timur pada Masa Sidang II tahun 2021 didominasi oleh aspirasi rakyat terkait pengadaan pupuk untuk perkebunan sawit yang berkualitas dengan harga terjangkau. 
    Hal itu diketahui usai Rapat Paripurna terkait penyampaian hasil reses pada 4 Maret lalu. 
    “Hasil reses didominasi dengan permintaan rakyat mengenai pupuk sawit,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Kutim, Joni S.Sos kepada media Insitekaltim.com di Sekretariat DPRD Kabupaten Kutim, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara pada Senin (8/3/2021) 
    Sebagai informasi luas total daratan Kutim mencapai 35 ribu kilometer persegi, sedangkan area perkebunan sawit di wilayah Kutim mencapai 12 ribu kilometer persegi. Itu artinya wilayah Kutim telah didominasi oleh area perkebunan kelapa sawit. Namun, petani sawit masih kesulitan dalam mendapatkan pupuk yang berkualitas dengan harganya terjangkau. 
    Saat ini, penggunaan pupuk bersubsidi hanya boleh digunakan untuk masyarakat yang memiliki Kartu Tani. Disisi lain, pemilik kartu di Kutim masih segelintir.  
    “Kalau mau mendapatkan pupuk bersubsidi harus memiliki Kartu Tani,” tambahnya. 
    Meskipun begitu, penggunaan pupuk bersubsidi pun juga tidak maksimal. Walaupun dibanderol dengan harga yang lebih murah, tapi kualitasnya bisa lebih rendah 3 kali lipat dari pupuk nonsubsidi. 
    Joni menerangkan bahwa jika pemakaian pupuk nonsubsidi sebanyak setengah kilogram maka takaran pupuk subsidi yang digunakan sebanyak dua hingga tiga kilogram. 
    “Saya berharap agar pemerintah memperhatikan kualitas pupuk subsidi untuk bantuan petani sawit di Kutai Timur,” tuturnya saat mengakhiri sesi wawancara dengan Insitekaltim.com

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Anggaran Perkim Samarinda Turun Drastis, 700 Laporan Kerusakan Lampu Jalan Tertahan

    Juli 7, 2026

    Pelayanan Digital Samarinda Baru Menyentuh Kecamatan, Kelurahan Didorong Segera Berbenah

    Juli 7, 2026

    Guru 17 TK Negeri di Samarinda Kehilangan Alokasi Bosda 2026

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026

    Terbebani Utang Kontraktor Rp427 Miliar, Proyek Infrastruktur Samarinda Jalan di Tempat

    Juli 6, 2026

    Keterbatasan Fiskal Paksa Pemkot Samarinda Pangkas Rehabilitasi 50 Sekolah Jadi Perbaikan Ringan

    Juli 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    74,4 Persen Orang Tua Paham Alur SPMB 2026, Kelompok Pendidikan Rendah Masih Terkendal

    R’syaJuli 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mayoritas orang tua murid menilai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026…

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Perluas Intervensi Inflasi hingga Sasar Kebutuhan Sekolah

    Juli 8, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Balikpapan Catat Skor Evaluasi Mandiri KLA Tertinggi di Kaltim, Seluruh Daerah Masuk Tahap Verifikasi

    Juli 7, 2026

    Teras Samarinda Tahap Dua Sudah Rampung, Pembukaan Tunggu Penetapan Pengelola

    Juli 7, 2026
    1 2 3 … 3,198 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.