Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Renovasi SMPN 24 Samarinda Terkendala Anggaran dan Masalah Lahan
    DPRD Samarinda

    Renovasi SMPN 24 Samarinda Terkendala Anggaran dan Masalah Lahan

    SittiBy SittiJuni 22, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana perbaikan menyeluruh terhadap infrastruktur SMP Negeri 24 Samarinda dipastikan belum dapat terealisasi dalam waktu dekat.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih harus menyesuaikan ruang fiskal daerah serta merumuskan solusi teknis terkait penataan kawasan sekolah yang berada di zona rawan banjir tersebut.

    Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie menjelaskan, penanganan sekolah yang berlokasi di Jalan Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang tersebut cukup kompleks.

    Masalah utama bukan sekadar kerusakan pada struktur bangunan, melainkan posisi geografis sekolah yang berada di dataran rendah sehingga kerap menjadi titik simpul genangan air.

    Oleh sebab itu, Novan menilai opsi memindahkan lokasi sekolah merupakan langkah yang paling rasional untuk jangka panjang. Namun, rencana tersebut terbentur ketersediaan lahan pengganti dari pemerintah daerah.

    “Kalau bicara kelayakan, memang idealnya sekolah itu dipindahkan. Tetapi persoalannya sekarang dipindahkan ke mana, karena sampai saat ini belum ada lokasi penggantinya,” katanya.

    Penundaan proyek fisik berskala besar ini juga dipengaruhi oleh kebijakan pengetatan anggaran yang tengah berjalan. Saat ini, struktur APBD Kota Samarinda masih diprioritaskan untuk menyelesaikan kewajiban keuangan atau utang daerah yang nilainya mencapai Rp400 miliar pada tahun anggaran 2026.

    Pelunasan kewajiban tersebut menjadi target utama pemkot agar postur belanja pada tahun anggaran berikutnya dapat kembali bergerak dinamis untuk mendanai sektor-sektor prioritas.

    “Karena SMPN 24 pembangunan besar, dan harus sekaligus pembangunan dan anggarannya. Karena itu bukan hanya bangunan, tapi daerah daratannya juga perlu dimaksimalkan,” ungkap Novan.

    Terkait kemungkinan memasukkan rencana renovasi ini ke dalam skema penganggaran tahun 2027, pihak legislatif menyatakan belum dapat memberikan kepastian. Dokumen usulan program kerja dari instansi terkait hingga kini masih berada pada tahap kajian awal.

    “Kita sejauh ini belum melihat gambaran program apa yang diusulkan di tahun depan, kalau kemungkinan mungkin ada. Tetapi kita perlu bahas dulu dengan Dinas Pendidikan Samarinda apakah bisa dieksekusi,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Komisi IV mengingatkan bahwa pemetaan berkala terhadap kondisi fisik fasilitas pendidikan di Samarinda terus dilakukan.
    Langkah ini untuk memastikan sekolah-sekolah dengan tingkat kerusakan bervariasi, dari ringan hingga berat, dapat masuk dalam daftar tunggu perbaikan secara objektif sesuai kemampuan keuangan daerah.

     

    DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie Renovasi SMPN 24 Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    SMPN 28 Samarinda Ajukan Dua RKB, Lab Terpaksa Dipakai untuk Belajar

    Agustus 12, 2026

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.