Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Rencana Konversi LPG 3 Kg ke CNG Merah Putih, Joha: Jangan Bebani Warga dengan Kesulitan Baru
    DPRD Samarinda

    Rencana Konversi LPG 3 Kg ke CNG Merah Putih, Joha: Jangan Bebani Warga dengan Kesulitan Baru

    AminahBy AminahJuli 1, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Belum usai jeritan masyarakat bawah menghadapi kelangkaan gas melon, pemerintah pusat kini menyorongkan rencana baru, mengonversi LPG subsidi 3 kilogram ke tabung Compressed Natural Gas (CNG) bernama CNG Merah Putih.

    Alih-alih disambut baik, wacana ambisius untuk menekan impor energi ini justru dinilai berpotensi memicu sengkarut baru di daerah.

    Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Joha Fajal mengingatkan, merombak kebiasaan dapur masyarakat kecil bukan perkara mudah, apalagi mekanismenya hingga kini masih abu-abu.

    “Segala sesuatu yang baru itu pasti akan mendatangkan kendala bagi masyarakat di lapangan,” ujar Joha di Gedung DPRD Samarinda, Rabu, 1 Juli 2026.

    Joha memaparkan, migrasi dari LPG ke CNG otomatis memaksa jutaan rumah tangga dan pelaku usaha mikro mengganti perangkat teknis mereka, mulai dari regulator hingga jenis tabung. Perubahan masif ini dinilai akan memicu biaya tambahan yang tidak sedikit bagi masyarakat.

    “Masyarakat sudah terbiasa menggunakan alat yang didesain khusus untuk LPG. Jika jenis gasnya diganti, warga dipaksa beradaptasi lagi dengan alat baru. Ini sama saja memberikan kesulitan yang baru bagi warga,” kritik politisi Nasdem itu.

    Selain membebani isi dompet masyarakat, Joha juga menyoroti potensi pemborosan anggaran negara. Program konversi berskala nasional dipastikan bakal menyedot dana fantastis untuk pengadaan infrastruktur, pencetakan tabung baru, hingga biaya sosialisasi yang panjang.

    Sentilan dewan ini berkaca pada realitas di lapangan. Hingga saat ini, pasokan LPG 3 kg di Samarinda masih sering diwarnai kelangkaan dan antrean panjang. Pemerintah seharusnya fokus membenahi rantai distribusi gas yang ada, bukan malah sibuk meluncurkan program transisi yang belum matang.

    Dalam kondisi ekonomi yang serba sulit seperti sekarang, pemerintah terkesan terlalu banyak memaksakan program baru yang sebenarnya belum mendesak untuk dilakukan.

    “Jujur, saya sampai habis pikir dan tidak tahu harus berkata apa lagi terkait kebijakan ini, terlalu banyak hal-hal baru yang dipaksakan yang semestinya saat ini tidak perlu terjadi,” tegasnya.

     

    CNG Merah Putih DPRD Samarinda Gas LPG Gas Melon Joha Fajal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Oktober 1, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    AminahOktober 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Timur (Kaltim) belum sepenuhnya…

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,373 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.