Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rencana Konversi LPG 3 Kg ke CNG Merah Putih, Joha: Jangan Bebani Warga dengan Kesulitan Baru

    Juli 2, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Ancaman PHK, Inflasi hingga Keselamatan Alur Sungai Mahakam

    Juli 2, 2026

    Tanah Pemkot Samarinda Masih Dalam Proses Sertifikasi, BPKAD Percepat Sertifikasi 1.700 Aset

    Juli 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Rencana Konversi LPG 3 Kg ke CNG Merah Putih, Joha: Jangan Bebani Warga dengan Kesulitan Baru
    DPRD Samarinda

    Rencana Konversi LPG 3 Kg ke CNG Merah Putih, Joha: Jangan Bebani Warga dengan Kesulitan Baru

    SittiBy SittiJuli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Belum usai jeritan masyarakat bawah menghadapi kelangkaan gas melon, pemerintah pusat kini menyorongkan rencana baru, mengonversi LPG subsidi 3 kilogram ke tabung Compressed Natural Gas (CNG) bernama CNG Merah Putih.

    Alih-alih disambut baik, wacana ambisius untuk menekan impor energi ini justru dinilai berpotensi memicu sengkarut baru di daerah.

    Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Joha Fajal mengingatkan, merombak kebiasaan dapur masyarakat kecil bukan perkara mudah, apalagi mekanismenya hingga kini masih abu-abu.

    “Segala sesuatu yang baru itu pasti akan mendatangkan kendala bagi masyarakat di lapangan,” ujar Joha di Gedung DPRD Samarinda, Rabu, 1 Juli 2026.

    Joha memaparkan, migrasi dari LPG ke CNG otomatis memaksa jutaan rumah tangga dan pelaku usaha mikro mengganti perangkat teknis mereka, mulai dari regulator hingga jenis tabung. Perubahan masif ini dinilai akan memicu biaya tambahan yang tidak sedikit bagi masyarakat.

    “Masyarakat sudah terbiasa menggunakan alat yang didesain khusus untuk LPG. Jika jenis gasnya diganti, warga dipaksa beradaptasi lagi dengan alat baru. Ini sama saja memberikan kesulitan yang baru bagi warga,” kritik politisi Nasdem itu.

    Selain membebani isi dompet masyarakat, Joha juga menyoroti potensi pemborosan anggaran negara. Program konversi berskala nasional dipastikan bakal menyedot dana fantastis untuk pengadaan infrastruktur, pencetakan tabung baru, hingga biaya sosialisasi yang panjang.

    Sentilan dewan ini berkaca pada realitas di lapangan. Hingga saat ini, pasokan LPG 3 kg di Samarinda masih sering diwarnai kelangkaan dan antrean panjang. Pemerintah seharusnya fokus membenahi rantai distribusi gas yang ada, bukan malah sibuk meluncurkan program transisi yang belum matang.

    Dalam kondisi ekonomi yang serba sulit seperti sekarang, pemerintah terkesan terlalu banyak memaksakan program baru yang sebenarnya belum mendesak untuk dilakukan.

    “Jujur, saya sampai habis pikir dan tidak tahu harus berkata apa lagi terkait kebijakan ini, terlalu banyak hal-hal baru yang dipaksakan yang semestinya saat ini tidak perlu terjadi,” tegasnya.

     

    CNG Merah Putih DPRD Samarinda Gas LPG Gas Melon Joha Fajal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Istilah Pendidikan Makin Keren tapi Masuk Sekolah Makin Susah

    Juli 1, 2026

    Ungkap 3 Temuan Krusial di BPKAD, DPRD Beberkan Utang Daerah Bengkak Rp600 Miliar

    Juli 1, 2026

    Pemadaman Bergilir Ancam Roda Ekonomi Samarinda, DPRD Khawatir Pelaku Usaha Merugi

    Juni 30, 2026

    DPRD Tunda Hearing Perumda Varia Niaga, Iswandi Petakan Temuan ke Zona Merah, Kuning, dan Hijau

    Juni 30, 2026

    79 Warga Kehilangan Tempat Tinggal, DPRD Minta Evaluasi Kawasan Padat Penduduk

    Juni 30, 2026

    DPRD Samarinda Akan Prioritaskan Anggaran Keagamaan untuk Jaga Kondusivitas Kota

    Juni 29, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rencana Konversi LPG 3 Kg ke CNG Merah Putih, Joha: Jangan Bebani Warga dengan Kesulitan Baru

    SittiJuli 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Belum usai jeritan masyarakat bawah menghadapi kelangkaan gas melon, pemerintah pusat kini…

    DPRD Kaltim Soroti Ancaman PHK, Inflasi hingga Keselamatan Alur Sungai Mahakam

    Juli 2, 2026

    Tanah Pemkot Samarinda Masih Dalam Proses Sertifikasi, BPKAD Percepat Sertifikasi 1.700 Aset

    Juli 1, 2026

    Istilah Pendidikan Makin Keren tapi Masuk Sekolah Makin Susah

    Juli 1, 2026

    Haaland Bawa Norwegia ke 16 Besar, Pantai Gading Tersingkir Dramatis

    Juli 1, 2026
    1 2 3 … 3,185 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.