Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Rapat di Hotel Kembali Diizinkan, Pemprov Kaltim Terapkan Skema Campuran
    Diskominfo Kaltim

    Rapat di Hotel Kembali Diizinkan, Pemprov Kaltim Terapkan Skema Campuran

    AminahBy AminahJuni 26, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni bersama Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim Dasmiah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menerapkan skema campuran dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan menyusul kebijakan pelonggaran dari Kementerian Dalam Negeri yang kembali mengizinkan rapat dan kegiatan pemerintah daerah (pemda) digelar di hotel dan restoran.

    Langkah ini diambil sebagai bentuk penyesuaian yang mempertimbangkan dua kepentingan sekaligus, efisiensi penggunaan anggaran daerah dan dukungan terhadap pemulihan sektor perhotelan dan jasa.

    Skema campuran dilakukan dengan menyeleksi jenis kegiatan yang membutuhkan ruang besar dan fasilitas teknis akan diarahkan ke hotel, sementara kegiatan kecil tetap difokuskan di kantor.

    “Kaltim sudah menerima informasi dan sudah kami tindaklanjuti. Kami memberikan kelonggaran untuk kegiatan di hotel, tetapi dengan batas kewajaran. Tidak semua kegiatan dilakukan di hotel. Kami menerapkan skema campuran, antara di kantor, hotel, maupun restoran sesuai kebutuhan,” ujar Sekretaris Daerah

    (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Rabu 25 Juni 2025.
    Menurutnya, pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah memang tidak bisa dipukul rata. Beberapa kegiatan seperti pelatihan berskala besar, bimbingan teknis, dan seminar sering membutuhkan ruang representatif, jaringan internet stabil, serta layout ruangan yang mendukung, yang sulit dipenuhi oleh fasilitas perkantoran biasa.

    “Biasanya kegiatan pelatihan membutuhkan ruangan luas, meja kursi yang disusun khusus, hingga fasilitas presentasi yang memadai. Hal-hal semacam itu bisa dipenuhi oleh hotel. Tapi kalau hanya rapat kecil, cukup gunakan ruang kantor. Kami tidak menyetujui rapat kecil digelar di hotel,” tegasnya.

    Sri Wahyuni menjelaskan, Pemprov Kaltim tetap memperhatikan prinsip efisiensi dan akuntabilitas anggaran. Meski rapat di hotel diperbolehkan, pelaksanaannya tidak boleh berlebihan dan tetap harus mempertimbangkan manfaat serta seberapa penting rapat digelar.

    “Kita tetap ingin menghidupkan ekonomi lokal, termasuk sektor perhotelan. Tapi itu tidak berarti semua anggaran habis untuk kegiatan luar kantor. Skema campuran inilah yang menjadi pilihan paling rasional,” tambahnya.

    Ia juga menyampaikan, setiap pengajuan kegiatan harus melalui proses evaluasi internal, baik dari aspek tujuan, jumlah peserta, maupun ketersediaan ruang yang relevan. Kegiatan yang masih bisa ditampung di kantor pemerintahan tetap diarahkan untuk dilakukan secara internal.

    “Ini bagian dari komitmen Pemprov untuk menjaga keseimbangan. Kita bisa membantu hotel bangkit, tapi juga tetap mengedepankan tata kelola anggaran yang sehat,” ujarnya.

    Kebijakan pelonggaran ini sebelumnya diumumkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang menyebut bahwa pemerintah daerah kini bisa kembali menggelar kegiatan resmi di hotel dan restoran. Tito mengaku sudah berkoordinasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai hal ini.

    Langkah ini disebut sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi sektor jasa dan perhotelan di daerah, setelah sebelumnya kegiatan pemerintahan banyak dibatasi hanya di dalam kantor sebagai bentuk efisiensi.

    Dengan diberlakukannya pelonggaran ini, Pemprov Kaltim menekankan bahwa pelaksanaan setiap kegiatan tetap harus terencana, transparan, dan disesuaikan dengan kebutuhan nyata, bukan sekadar formalitas.

    Dengan skema campuran ini, Pemprov Kaltim berharap bisa tetap mendorong pemulihan sektor ekonomi jasa, sekaligus menjaga prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah. (Adv/DiskominfoKaltim)

    Editor: Sukri

    Dasmiah Pemda Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Pimpin Bapenda Kaltim, Dasmiah Bidik PAD dari Pajak Perusahaan hingga Alat Berat

    September 29, 2026

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    AminahOktober 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur…

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,375 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.