Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tren Lari Makin Besar, Industri Olahraga Ikut Tumbuh

    Agustus 20, 2026

    130 PNS Samarinda Terima Satyalancana, Tekankan Makna Pengabdian kepada Negara

    Agustus 20, 2026

    Cuaca Panas Mengintai, Dinkes Samarinda Ingatkan Warga Waspadai Heatstroke

    Agustus 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»QRIS Tumbuh Pesat, Transaksi Digital di Kaltim Capai Rp5,92 Triliun
    Kaltim

    QRIS Tumbuh Pesat, Transaksi Digital di Kaltim Capai Rp5,92 Triliun

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 29, 2025Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Digitalisasi sistem pembayaran di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Hingga pertengahan 2025, nilai transaksi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di Kaltim telah mencapai Rp5,92 triliun atau menyumbang 53 persen dari total transaksi QRIS di seluruh Kalimantan.

    Hal ini disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltim, Agus Taufik, dalam sambutannya pada Talkshow Kaltim Digifest 2025 bertajuk “Di Balik Layar: Siapa Jaga Data Kita” yang digelar di Kantor Perwakilan BI Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Jumat, 29 Agustus 2025.

    Menurut Agus, perkembangan sistem pembayaran nontunai, baik di tingkat nasional maupun daerah, terus membawa dampak positif. Tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi pelaku UMKM, sektor ekonomi kreatif, hingga pemerintah daerah yang semakin efisien dalam menjalankan transaksi keuangan.

    “Transaksi QRIS di Kaltim tumbuh 173 persen hingga tahun 2025. Bahkan kontribusinya sangat besar, mencapai 53 persen dari total transaksi QRIS di Kalimantan. Ini artinya Kaltim menjadi penopang utama digitalisasi transaksi di wilayah regional Kalimantan,” ungkapnya.

    Agus menambahkan, ada tiga hal penting yang bisa dilihat dari tren ini. Pertama, tingkat akseptasi digital masyarakat Kaltim cukup tinggi, terutama generasi milenial dan generasi muda sebelum milenial. Berdasarkan data Katadata, indeks literasi digital Kaltim berada di angka 3,62, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang tercatat 3,4.

    Selain itu, jumlah pengguna QRIS di Kaltim kini sudah mencapai 213 ribu orang dari total penduduk sekitar 4 juta jiwa. Artinya, lebih dari 20 persen masyarakat Kaltim telah terbiasa bertransaksi menggunakan QRIS.

    “Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat kita sudah cukup adaptif terhadap digitalisasi keuangan. Akseptasi digitalnya besar dan ini modal kuat untuk mendorong ekonomi ke depan,” kata Agus.

    Kedua, dari sisi pelaku usaha, terutama UMKM, digitalisasi terbukti memberi manfaat nyata. Transaksi nontunai yang tercatat secara otomatis membantu pelaku usaha memiliki laporan keuangan yang lebih rapi. Dengan begitu, akses pembiayaan ke perbankan semakin mudah karena data usaha mereka bisa diverifikasi dengan jelas.

    “Ini sejalan dengan tagline QRIS, yaitu cemuah—cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Dengan digitalisasi, UMKM bisa lebih cepat berkembang dan ekspansi usahanya lebih terukur,” jelas Agus.

    Ketiga, digitalisasi juga memberi dampak signifikan pada pemerintahan daerah. Agus menuturkan, melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), BI bersama pemerintah daerah dan perbankan berkomitmen memperluas elektronifikasi transaksi. Hasilnya, seluruh pemerintah daerah di Kaltim kini telah mencapai level tertinggi dalam Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD), yakni 100 persen digital.

    “Alhamdulillah, semua pemda di Kaltim sudah berada pada level digital tertinggi. Hal ini sangat memudahkan masyarakat dalam membayar pajak maupun retribusi daerah melalui kanal digital,” katanya.

    Meski digitalisasi memberi banyak manfaat, Agus mengingatkan bahwa ada konsekuensi yang harus diantisipasi. Di antaranya ancaman kejahatan siber, phishing, hingga penipuan berbasis kecerdasan buatan (AI). Karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada dalam bertransaksi.

    “Digitalisasi ini cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Tapi tentu ada risiko yang harus kita mitigasi bersama, agar masyarakat tetap terlindungi dari ancaman kejahatan digital,” tegas Agus.

    Agus menutup sambutannya dengan optimisme bahwa digitalisasi akan terus meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, termasuk di Kaltim. Kolaborasi antara BI, pemerintah daerah, perbankan, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026

    Produksi Ikan Kaltim Meningkat, DKP Pastikan Pasok Bahan Baku MBG Aman

    Juli 13, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tren Lari Makin Besar, Industri Olahraga Ikut Tumbuh

    R’syaAgustus 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Lari kini tak lagi sekadar aktivitas untuk menjaga kebugaran. Meningkatnya minat masyarakat…

    130 PNS Samarinda Terima Satyalancana, Tekankan Makna Pengabdian kepada Negara

    Agustus 20, 2026

    Cuaca Panas Mengintai, Dinkes Samarinda Ingatkan Warga Waspadai Heatstroke

    Agustus 20, 2026

    Jalan Pengalih Perdau-Tepian Langsat Resmi Beroperasi, Gubernur Tagih Jalur Pengganti 14 Km

    Agustus 20, 2026

    13 Kelurahan di Samarinda Rawan Pangan, GPM Jadi Intervensi Pemerintah

    Agustus 20, 2026
    1 2 3 … 3,286 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.