Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru
    Pemerintah

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    R’syaBy R’syaJuni 23, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Fahmi Himawan (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat ketahanan pangan melalui perluasan dan perlindungan lahan pertanian.

    Salah satu langkah yang dilakukan adalah program cetak sawah baru serta penetapan kawasan pertanian pangan berkelanjutan di berbagai daerah.

    Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Fahmi mengatakan, program cetak sawah baru tahun 2025 yang penyelesaiannya berakhir pada 21 Maret 2026 telah mencapai sekitar 1.000 hektare.

    Lahan sawah baru tersebut tersebar di Kabupaten Berau, Kutai Timur, Paser dan Mahakam Ulu.

    “Tahun 2025 lalu kita berhasil menyelesaikan cetak sawah baru kurang lebih 1.000 hektare di empat kabupaten,” ujarnya dalam Dialog Mengukur Inovasi, Mendengar Nurani Petani dan Penas KTNA, Selasa, 23 Juni 2026.

    Untuk tahun 2026, Pemprov Kaltim tengah melaksanakan konstruksi cetak sawah seluas sekitar 2.000 hektare di wilayah yang sama.

    Selain itu, pemerintah juga mengusulkan pengembangan sawah baru seluas 13.000 hektare yang saat ini masih dalam tahap penyusunan dokumen survei, investigasi dan desain (SID).

    Dari total usulan tersebut, sekitar 4.000 hektare berada di Kabupaten Paser, 4.000 hektare di Berau, serta sekitar 5.000 hektare tersebar di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat dan Kutai Timur.

    Menurut Fahmi, perluasan lahan pertanian tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperoleh lahan yang dapat ditetapkan dan dilindungi sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di tingkat kabupaten/kota maupun Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) dalam tata ruang provinsi.

    “Ini upaya kita untuk mendapatkan lahan-lahan yang nanti bisa dilindungi, baik sebagai LP2B kabupaten/kota maupun KP2B dalam tata ruang provinsi,” jelasnya.

    Selain menetapkan kawasan pertanian berkelanjutan, pemerintah juga menyiapkan lahan cadangan dan berbagai infrastruktur pendukung. Upaya perlindungan lahan pertanian turut diperkuat melalui penyusunan peraturan gubernur yang akan mengatur pemberian insentif kepada petani agar tetap mempertahankan sawah mereka dan menjaga produktivitas lahan.

    Di sisi lain, Pemprov Kaltim juga berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan pascatambang untuk kegiatan pertanian. Namun, menurut Fahmi, kondisi lahan pascatambang memerlukan penanganan khusus karena umumnya mengalami kerusakan lapisan tanah atas dan memiliki tingkat keasaman yang tinggi.

    “Lahan pascatambang tentu akan kita upayakan untuk dimanfaatkan. Namun ketika top soil sudah rusak, maka upayanya harus lebih keras. Selain pemupukan, kita juga harus melakukan pembenahan tanah agar lahan tersebut tidak asam,” terangnya.

    Ia menjelaskan, sebagian besar lahan di Kaltim memang memiliki karakteristik tanah yang cenderung asam, terutama lahan yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas pertambangan. Karena itu, proses perbaikan dan penetralan tanah menjadi langkah penting sebelum lahan dimanfaatkan untuk budidaya pertanian.

    Selain pengembangan sawah, Kaltim juga memiliki potensi besar pada komoditas padi ladang yang banyak ditemukan di Mahakam Ulu, Kutai Barat, serta sejumlah kawasan dataran tinggi lainnya. Potensi tersebut akan terus dikembangkan agar dapat menghasilkan varietas unggul yang memperoleh pengakuan resmi dari pemerintah pusat.

    “Kita juga punya potensi padi ladang yang luar biasa, terutama di Mahakam Ulu, Kutai Barat dan dataran tinggi. Potensi ini akan kita gali betul-betul agar bisa menjadi varietas yang dilepas oleh kementerian, sehingga dapat dikembangkan lebih luas,” tutup Fahmi.

     

    DPTPH DPTPH Kaltim Fahmi Himawan Ketahanan Pangan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026

    Gap Perlindungan Tembus 200 Persen, Andi Harun Desak Pekerja Rentan Samarinda Masuk BPJS

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Bocorkan Rancangan APBD Samarinda 2027: Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Efisiensi Tetap Jalan

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    R’syaAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mobil Donor Darah DORAMI RS IA Moeis Samarinda telah mengumpulkan sekitar 300…

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,275 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.