Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Poniso Minta BPBD Kutim Petakan Kebutuhan Sarana Penanganan Bencana Kecamatan
    Diskominfo Kutim

    Poniso Minta BPBD Kutim Petakan Kebutuhan Sarana Penanganan Bencana Kecamatan

    SeliBy SeliMei 24, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Aset Progam Dal-Karhutla di Kecamatan-kecamatan Wilayah Kabupaten Kutim di Gedung Serba Guna (GSG) Kutim, Rabu (24/5/2023).

    Kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta dari 18 kecamatan se-Kabupaten Kutim.

    Saat membuka kegiatan, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kutim Poniso Suryo Renggono meminta BPBD Kutim menjadikan kegiatan ini sebagai kegiatan rutin tahunan untuk mengukur pemanfaatan dan penggunaan aset dalam penanganan bencana baik kecamatan maupun desa baik aset pemerintah pusat maupun daerah.

    Lewat rapat evaluasi pengelolaan aset Dal-Karhutla, BPBD Kutim harus bisa memetakan kebutuhan setiap daerah, sebab dalam penanganan kebakaran ada keterlibatan masyarakat yang tergabung dalam organisasi masyarakat peduli api.

    Dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan diperlukan sarana dan prasarana penunjang mulai dari kendaraan pemadaman kebakaran, seragam dan peralatan perlengkapan lainnya.

    “Peralatan-peralatan ini sangat diperlukan di daerah. Ketika terjadi musibah penanganan kebakaran tidak mungkin secara manual maka BPBD harus bisa petakan kebutuhan-kebutuhan itu, bukan berdasarkan keinginan,” kata Poniso Suryo Renggono.

    Hasil pemetaan kebutuhan akan menjadi bahan dan program pengajuan BPBD Kutim di APBD Kutim 2024.

    “Hasil dari evaluasi apa-apa yang kurang, silakan BPBD usulkan sebagai program dalam APBD tahun depan dan tidak bertentangan dengan regulasi,” jelasnya.

    Dalam penanganan kebakaran, pemerintah baik pusat maupun daerah telah memberikan fasilitas kendaraan, namun yang menjadi kendala saat ini oleh BPBD Kutim adalah pemeliharaan kendaraan yang diberikan oleh pemerintah pusat.

    Poniso Suryo mengatakan pemeliharaan kendaraan operasional dari pemerintah pusat harus bersumber dari APBN sehingga menjadi kendala bagi daerah untuk memberikan anggaran pemeliharaan.

    “Kendaraan dari pusat harus dari APBN. Akan bertentangan jika diberikan oleh APBD,” jelasnya.

    Meski demikian, pihaknya akan memikirkan opsi lain dalam membantu penganggaran perawatan kendaraan yang diberikan pemerintah pusat lewat koordinasi ke kementerian terkait.

    APBD APBN BPBD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun: Berdosa Jika APBD Besar, tapi Manfaatnya Minim bagi Masyarakat

    Agustus 2, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    Juli 30, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    R’syaAgustus 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 34 persen perekonomian Kalimantan Timur masih (Kaltim) bertumpu pada sektor pertambangan…

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.