Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Polindes Loa Lepu Bakal Hadirkan Layanan Kesehatan 24 Jam
    Diskominfo Kukar

    Polindes Loa Lepu Bakal Hadirkan Layanan Kesehatan 24 Jam

    VinsensiusBy VinsensiusApril 14, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Sebuah langkah nyata dalam memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah pedesaan resmi terwujud di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara.

    Pada Senin 14 April 2025, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah meresmikan pos bersalin desa (polindes) yang menjadi harapan baru bagi lebih dari 2.000 warga desa tersebut.

    Peresmian polindes ini menjadi bukti konkret sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, serta sektor swasta.

    Dalam wawancara usai peresmian, Kepala Desa Loa Lepu Sumali menyampaikan rasa syukurnya atas terselesaikannya pembangunan polindes di atas lahan hibah dari warga desa.

    “Alhamdulillah, lahan ini hibah dari salah satu warga. Luasnya kurang lebih 600 meter persegi dan telah dihibahkan ke pemerintah desa,” bebernya.

    Setelah menerima hibah tersebut, kata dia, Pemerintah Desa Loa Lepu segera menggelar musyawarah bersama masyarakat. Dari hasil musyawarah itu, disepakati pembangunan polindes sebagai salah satu bentuk layanan dasar yang dibutuhkan masyarakat.

    Menurut Sumali anggaran pembangunannya berasal dari Dana Desa dengan total pagu sekitar Rp900 juta. Namun, pemerintah desa hanya merealisasikan sekitar Rp550 juta untuk pembangunan, sisanya diperoleh dari bantuan salah satu pengembang perumahan di wilayah Loa Lepu.

    “Ini adalah hasil kolaborasi nyata. Pemerintah desa memulai, masyarakat mendukung, dan dunia usaha ikut serta. Inilah wajah pembangunan yang kita harapkan,” katanya.

    Polindes Loa Lepu, kata dia, tidak hanya sekadar bangunan, tetapi juga ditujukan menjadi role model pelayanan kesehatan di tingkat desa.

    Ia berharap keberadaan polindes ini dapat menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan pemerintah desa bisa melahirkan sistem pelayanan yang efektif dan berdaya guna.

    “Insyaallah ke depan kita akan tindak lanjuti dengan MoU bersama Dinas Kesehatan agar lebih banyak tenaga medis, termasuk dokter umum dan dokter spesialis, bisa hadir melayani warga,” jelasnya.

    Ia menambahkan untuk tahap awal operasional, polindes ini akan diisi oleh empat tenaga kesehatan yang terdiri dari dua bidan dan dua perawat. Meski belum 100 persen lengkap secara fasilitas, pelayanan kepada masyarakat akan dimulai sehari setelah peresmian.

    “Besok sudah kita buka. Jam layanan mulai pukul 08.00 sampai 17.00 Wita. Namun karena tenaga kesehatan tinggal di sini, insyallah kita bisa siaga hingga 24 jam,” ungkap Sumali dengan penuh semangat.

    Inovasi pendirian polindes ini bukan tanpa alasan. Menurut Sumali, banyak warga mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan yang memadai karena harus antre panjang di puskesmas atau rumah sakit.

    “Kita ingin mencegah, bukan menunggu masyarakat sakit parah dulu baru ke rumah sakit. Di sini kita mulai dari pelayanan preventif. Jika memang butuh rujukan, baru kita arahkan,” kata Sumali.

    Sebagai penunjang, Polindes Loa Lepu juga telah dilengkapi dengan ambulan untuk memastikan warga mendapatkan layanan rujukan yang cepat dan aman.

    “Ambulan sudah siap. Ini adalah komitmen kami bahwa kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegasnya.

    Dengan jumlah penduduk sekitar 2.000 jiwa, hadirnya polindes ini disambut antusias oleh warga. Mereka kini memiliki harapan baru untuk memperoleh layanan kesehatan yang cepat, dekat, dan manusiawi.

    Peresmian ini menjadi langkah awal, namun dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, Polindes Loa Lepu diyakini akan berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan yang tak hanya melayani, tapi juga menginspirasi.(Adv).

    Anggaran Desa Edi Damansayah Kesehatan Klinik Desa Masyarakat Tanah Hibah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Dinsos Samarinda Pastikan Layanan BPJS Tetap Berjalan Meski Ada Penyesuaian Data Peserta

    Maret 9, 2026

    Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Menguat, Cabang Samarinda Tunggu Arahan Pusat

    Februari 26, 2026

    BPJS Kesehatan dan Pemkot Samarinda Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Meski Anggaran Diperketat

    Februari 26, 2026

    Layanan Rujukan di Rumah Sakit Paling Banyak Serap Anggaran Kesehatan

    Februari 24, 2026

    Pemkot Samarinda Bahas Addendum PBPU, Antisipasi 10 Ribu Peserta Nonaktif BPJS

    Februari 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Ratu ArifanzaMei 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang padat dan gaya hidup serba cepat, banyak orang…

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.