Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Polindes Loa Lepu Bakal Hadirkan Layanan Kesehatan 24 Jam
    Diskominfo Kukar

    Polindes Loa Lepu Bakal Hadirkan Layanan Kesehatan 24 Jam

    VinsensiusBy VinsensiusApril 14, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Sebuah langkah nyata dalam memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah pedesaan resmi terwujud di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara.

    Pada Senin 14 April 2025, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah meresmikan pos bersalin desa (polindes) yang menjadi harapan baru bagi lebih dari 2.000 warga desa tersebut.

    Peresmian polindes ini menjadi bukti konkret sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, serta sektor swasta.

    Dalam wawancara usai peresmian, Kepala Desa Loa Lepu Sumali menyampaikan rasa syukurnya atas terselesaikannya pembangunan polindes di atas lahan hibah dari warga desa.

    “Alhamdulillah, lahan ini hibah dari salah satu warga. Luasnya kurang lebih 600 meter persegi dan telah dihibahkan ke pemerintah desa,” bebernya.

    Setelah menerima hibah tersebut, kata dia, Pemerintah Desa Loa Lepu segera menggelar musyawarah bersama masyarakat. Dari hasil musyawarah itu, disepakati pembangunan polindes sebagai salah satu bentuk layanan dasar yang dibutuhkan masyarakat.

    Menurut Sumali anggaran pembangunannya berasal dari Dana Desa dengan total pagu sekitar Rp900 juta. Namun, pemerintah desa hanya merealisasikan sekitar Rp550 juta untuk pembangunan, sisanya diperoleh dari bantuan salah satu pengembang perumahan di wilayah Loa Lepu.

    “Ini adalah hasil kolaborasi nyata. Pemerintah desa memulai, masyarakat mendukung, dan dunia usaha ikut serta. Inilah wajah pembangunan yang kita harapkan,” katanya.

    Polindes Loa Lepu, kata dia, tidak hanya sekadar bangunan, tetapi juga ditujukan menjadi role model pelayanan kesehatan di tingkat desa.

    Ia berharap keberadaan polindes ini dapat menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan pemerintah desa bisa melahirkan sistem pelayanan yang efektif dan berdaya guna.

    “Insyaallah ke depan kita akan tindak lanjuti dengan MoU bersama Dinas Kesehatan agar lebih banyak tenaga medis, termasuk dokter umum dan dokter spesialis, bisa hadir melayani warga,” jelasnya.

    Ia menambahkan untuk tahap awal operasional, polindes ini akan diisi oleh empat tenaga kesehatan yang terdiri dari dua bidan dan dua perawat. Meski belum 100 persen lengkap secara fasilitas, pelayanan kepada masyarakat akan dimulai sehari setelah peresmian.

    “Besok sudah kita buka. Jam layanan mulai pukul 08.00 sampai 17.00 Wita. Namun karena tenaga kesehatan tinggal di sini, insyallah kita bisa siaga hingga 24 jam,” ungkap Sumali dengan penuh semangat.

    Inovasi pendirian polindes ini bukan tanpa alasan. Menurut Sumali, banyak warga mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan yang memadai karena harus antre panjang di puskesmas atau rumah sakit.

    “Kita ingin mencegah, bukan menunggu masyarakat sakit parah dulu baru ke rumah sakit. Di sini kita mulai dari pelayanan preventif. Jika memang butuh rujukan, baru kita arahkan,” kata Sumali.

    Sebagai penunjang, Polindes Loa Lepu juga telah dilengkapi dengan ambulan untuk memastikan warga mendapatkan layanan rujukan yang cepat dan aman.

    “Ambulan sudah siap. Ini adalah komitmen kami bahwa kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegasnya.

    Dengan jumlah penduduk sekitar 2.000 jiwa, hadirnya polindes ini disambut antusias oleh warga. Mereka kini memiliki harapan baru untuk memperoleh layanan kesehatan yang cepat, dekat, dan manusiawi.

    Peresmian ini menjadi langkah awal, namun dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, Polindes Loa Lepu diyakini akan berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan yang tak hanya melayani, tapi juga menginspirasi.(Adv).

    Anggaran Desa Edi Damansayah Kesehatan Klinik Desa Masyarakat Tanah Hibah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Gaya Hidup Holistik Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Agustus 9, 2026

    Cara Sederhana Menikmati Air Putih dengan Rasa yang Lebih Segar, Infused Water Jadi Pilihan

    Agustus 1, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    Juli 26, 2026

    Air Putih Bukan Sekedar Pelepas Dahaga tapi Sangat Penting bagi Tubuh

    Juli 19, 2026

    Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD AWS Libatkan Publik Susun Standar Pelayanan

    Juli 8, 2026

    Ismail Latisi Minta Pemerintah Tak Hanya Obati HIV Tapi Cegah Kasus Baru

    Juli 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    Ratu ArifanzaSeptember 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman rabies masih menjadi perhatian kesehatan masyarakat di Kaltim. Dalam tiga tahun…

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Rudy Mas’ud Tegaskan Hotel BUMD Hanya untuk Kegiatan Internal Pemprov Kaltim

    September 29, 2026

    APBD Perubahan Kaltim 2026 Prioritaskan Jalan dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    September 29, 2026
    1 2 3 … 3,368 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.