Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»BPJS Kesehatan dan Pemkot Samarinda Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Meski Anggaran Diperketat
    Kesehatan

    BPJS Kesehatan dan Pemkot Samarinda Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Meski Anggaran Diperketat

    RidhoBy RidhoFebruari 26, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Cabang BPJS Kota Samarinda, Adrielona saat ditemui seusai kegiatan (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — BPJS Kesehatan Cabang Samarinda memastikan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Tepian tetap berjalan optimal meskipun terjadi pengetatan anggaran secara nasional. Kepastian itu disampaikan dalam kegiatan silaturahmi antara BPJS Kesehatan Samarinda dan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

    Hal ini disampaikan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Samarinda Adrielona. Ia mengatakan pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus laporan resmi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda terkait pelaksanaan layanan JKN di wilayah setempat.

    “Ini sebenarnya kegiatan silaturahmi karena hubungan yang sudah sangat baik dengan Pemkot Samarinda, dan saya juga kepala cabang baru sejak Oktober lalu, baru saat ini berkesempatan mendapat jadwal bertemu Sekda,” ujar Lona panggilan akrabnya Kamis, 26 Februari 2026.

    Dalam pertemuan tersebut, BPJS Kesehatan menyampaikan laporan mengenai kondisi pelayanan jaminan kesehatan serta dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaannya. Menurut Lona, dukungan Pemkot Samarinda selama ini sangat luar biasa sehingga masyarakat tidak mengalami kendala dalam mengakses layanan kesehatan.

    “Kami menyampaikan bahwa dukungan dari Pemerintah Kota Samarinda sangat luar biasa. Sampai saat ini, alhamdulillah, warga Kota Samarinda tidak mengalami kendala dalam mengakses layanan, baik dari sisi fasilitas kesehatan maupun kualitas pelayanan,” jelasnya.

    Selain hal itu, Lona mengakui adanya pengetatan anggaran secara nasional, baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang turut berdampak pada daerah. Namun, hal tersebut dipastikan tidak menghambat komitmen pemerintah daerah dalam menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

    “Kita ketahui secara nasional ada pengetatan anggaran. Namun tadi kami berdiskusi bersama bahwa anggaran tidak akan menjadi kendala dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan. Semangatnya satu, pelayanan kesehatan di Kota Samarinda tidak boleh terkendala,” tegasnya.

    Menjelang Mengkahiri pernyataannya, Ia menambahkan Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen terus mendukung program JKN pada tahun 2026 dan seterusnya agar masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa hambatan.

    “Insyaallah untuk tahun 2026 dan seterusnya, Pemkot Samarinda, dalam hal ini Pak Wali Kota, akan terus mendukung program JKN sehingga masyarakat tidak mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan,” pungkasnya.

     

    Adrielona BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan Cabang Samarinda JKN Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Ubah Gaya Hidup Sebelum Terlambat, Esensi Pencegahan Kerusakan Tulang Belakang

    September 12, 2026

    Kemenkes Pastikan BIAS Tetap Jalan, Kasus KIPI di Karo Dinilai Tak Berkaitan dengan Vaksin HPV

    September 11, 2026

    RS Mulya Medika Dorong Warga Cegah Penyakit, Tak Hanya Datang Saat Sakit

    September 10, 2026

    TPP ASN Belum Cair, Dinkes Kaltim Minta Rumah Sakit Koordinasi dengan Bank

    September 9, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kemarau membuat air bersih menjadi persoalan di sejumlah wilayah. Ketika sumur warga…

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.