Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fitur Baru Instagram, Instants: Spontan Atau Waspada?

    Mei 23, 2026

    Samarinda Masih Dikepung Genangan, DPRD Singgung Sedimentasi dan Anak Sungai yang Menyempit

    Mei 23, 2026

    Kenapa Samarinda Akhir-Akhir Ini Sering Hujan? Kadang Cuma Satu Daerah yang Diguyur Deras

    Mei 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Pokir DPRD Kaltim Terancam Berkurang, DPRD Minta Aspirasi Masyarakat Tetap Diakomodasi
    Politik

    Pokir DPRD Kaltim Terancam Berkurang, DPRD Minta Aspirasi Masyarakat Tetap Diakomodasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kaltim, Salehuddin saat ditemui awak media usai kegiatan.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti potensi pengurangan pokok-pokok pikiran (pokir) dewan yang berasal dari hasil reses anggota. Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin menegaskan meskipun ada penyesuaian akibat kondisi anggaran, substansi aspirasi masyarakat tidak boleh dihilangkan.

    Salehuddin menjelaskan, total 161 usulan pokir yang dihimpun DPRD merupakan representasi langsung dari aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan. Namun, hingga saat ini usulan tersebut belum sepenuhnya diakomodasi secara rinci oleh pemerintah provinsi.

    “161 itu mewakili aspirasi masyarakat. Tapi memang belum semuanya diakomodir secara detail oleh pemprov. Saat ini masih dalam proses komunikasi,” ujarnya usai mengikuti rapat komisi di Kantor DPRD Provinsi Kaltim di Jalan Teuku Umar Kota Samarinda pada Kamis, 2 April 2026.

    Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pimpinan DPRD akan melakukan pembicaraan dengan pihak eksekutif untuk memastikan usulan tersebut tetap bisa masuk dalam perencanaan pembangunan daerah, meskipun kemungkinan terjadi pengurangan jumlah program.

    “Kalaupun ada pengurangan yang penting substansinya tidak hilang. Aspirasi masyarakat harus tetap dipertahankan,” tegasnya.

    Menurutnya, komunikasi antara DPRD dan pemerintah provinsi menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahpahaman, terutama terkait janji kepada masyarakat saat reses.

    “Jangan sampai kita sudah menyampaikan ke masyarakat, tapi ternyata tidak bisa diakomodir. Itu sama saja kita tidak jujur kepada masyarakat,” katanya.

    Salehuddin juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pokir DPRD dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Ia menyebut, tidak semua usulan masyarakat dapat langsung direalisasikan, karena harus disesuaikan dengan kewenangan pemerintah provinsi serta kemampuan anggaran.

    “Harus beriringan antara pokir dan RKPD. Kita juga tidak bisa memaksakan semua usulan masuk, karena ada batasan kewenangan dan kondisi keuangan daerah,” jelasnya.

    Selain itu, ia mengingatkan beberapa usulan masyarakat sebenarnya menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sehingga tidak bisa dipaksakan masuk dalam program provinsi.

    Di tengah kondisi keuangan daerah yang disebut tidak dalam kondisi ideal, DPRD tetap mendorong agar aspirasi masyarakat yang bersifat prioritas tetap menjadi perhatian utama.

    “Kita paham kondisi anggaran. Tapi aspirasi masyarakat yang penting tetap harus diperjuangkan, tentu dengan penyesuaian dan komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif,” pungkasnya.

    Pokir RKPD Salehuddin Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026

    Revitalisasi Pasar Segiri Diusulkan Gunakan Skema BOT, DPRD Soroti Risiko Bebani APBD Samarinda

    Mei 22, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Tarik Event Nasional ke Samarinda, DPRD Ingatkan Fasilitas Jangan Tertinggal

    Mei 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fitur Baru Instagram, Instants: Spontan Atau Waspada?

    R’syaMei 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kemunculan fitur baru di aplikasi Instagram memunculkan beragam reaksi penggunanya. Fitur baru…

    Samarinda Masih Dikepung Genangan, DPRD Singgung Sedimentasi dan Anak Sungai yang Menyempit

    Mei 23, 2026

    Kenapa Samarinda Akhir-Akhir Ini Sering Hujan? Kadang Cuma Satu Daerah yang Diguyur Deras

    Mei 23, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026
    1 2 3 … 3,103 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.