Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Pokir DPRD Kaltim Terancam Berkurang, DPRD Minta Aspirasi Masyarakat Tetap Diakomodasi
    Politik

    Pokir DPRD Kaltim Terancam Berkurang, DPRD Minta Aspirasi Masyarakat Tetap Diakomodasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 2, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kaltim, Salehuddin saat ditemui awak media usai kegiatan.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti potensi pengurangan pokok-pokok pikiran (pokir) dewan yang berasal dari hasil reses anggota. Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin menegaskan meskipun ada penyesuaian akibat kondisi anggaran, substansi aspirasi masyarakat tidak boleh dihilangkan.

    Salehuddin menjelaskan, total 161 usulan pokir yang dihimpun DPRD merupakan representasi langsung dari aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan. Namun, hingga saat ini usulan tersebut belum sepenuhnya diakomodasi secara rinci oleh pemerintah provinsi.

    “161 itu mewakili aspirasi masyarakat. Tapi memang belum semuanya diakomodir secara detail oleh pemprov. Saat ini masih dalam proses komunikasi,” ujarnya usai mengikuti rapat komisi di Kantor DPRD Provinsi Kaltim di Jalan Teuku Umar Kota Samarinda pada Kamis, 2 April 2026.

    Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pimpinan DPRD akan melakukan pembicaraan dengan pihak eksekutif untuk memastikan usulan tersebut tetap bisa masuk dalam perencanaan pembangunan daerah, meskipun kemungkinan terjadi pengurangan jumlah program.

    “Kalaupun ada pengurangan yang penting substansinya tidak hilang. Aspirasi masyarakat harus tetap dipertahankan,” tegasnya.

    Menurutnya, komunikasi antara DPRD dan pemerintah provinsi menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahpahaman, terutama terkait janji kepada masyarakat saat reses.

    “Jangan sampai kita sudah menyampaikan ke masyarakat, tapi ternyata tidak bisa diakomodir. Itu sama saja kita tidak jujur kepada masyarakat,” katanya.

    Salehuddin juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pokir DPRD dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Ia menyebut, tidak semua usulan masyarakat dapat langsung direalisasikan, karena harus disesuaikan dengan kewenangan pemerintah provinsi serta kemampuan anggaran.

    “Harus beriringan antara pokir dan RKPD. Kita juga tidak bisa memaksakan semua usulan masuk, karena ada batasan kewenangan dan kondisi keuangan daerah,” jelasnya.

    Selain itu, ia mengingatkan beberapa usulan masyarakat sebenarnya menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sehingga tidak bisa dipaksakan masuk dalam program provinsi.

    Di tengah kondisi keuangan daerah yang disebut tidak dalam kondisi ideal, DPRD tetap mendorong agar aspirasi masyarakat yang bersifat prioritas tetap menjadi perhatian utama.

    “Kita paham kondisi anggaran. Tapi aspirasi masyarakat yang penting tetap harus diperjuangkan, tentu dengan penyesuaian dan komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.