Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pesona Maratua Pikat Hati Menteri Pendidikan
    Diskominfo Kaltim

    Pesona Maratua Pikat Hati Menteri Pendidikan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 14, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni yang turut mengantar kepulangan sang menteri, menyampaikan bahwa Prof Mu’ti terkesima saat mengetahui keberadaan destinasi wisata eksotis
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebuah kepulauan terluar di ujung utara Kalimantan Timur berhasil mencuri perhatian Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof H Abdul Mu’ti.

    Hal ini terjadi saat dirinya melaksanakan kunjungan kerja di Kaltim pada 13-14 Juni 2025. Momen kepulangan Menteri Abdul Mu’ti ke Jakarta melalui Bandara APT Pranoto Samarinda, Sabtu, 16 Juni 2025 justru menyisakan satu kesan mendalam yaitu kekagumannya akan pesona Kepulauan Maratua di Kabupaten Berau.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni yang turut mengantar kepulangan sang menteri, menyampaikan bahwa Prof Mu’ti terkesima saat mengetahui keberadaan destinasi wisata eksotis tersebut.

    “Pak Menteri tadi juga kaget dan terkesima setelah mengetahui Kaltim punya objek wisata Maratua,” ungkap Sri Wahyuni.

    Bukan tanpa alasan Maratua mampu memikat hati. Kepulauan yang terletak di perbatasan langsung dengan Filipina ini merupakan permata tersembunyi Kalimantan Timur. Hamparan laut biru jernih, terumbu karang yang kaya, serta suasana tenang khas pulau tropis menjadikan Maratua tidak hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai lambang keindahan dan kekayaan alam Indonesia yang belum banyak tersentuh.

    Namun, Maratua bukan hanya tentang pariwisata. Di balik pesona alamnya, terdapat kehidupan masyarakat pesisir yang menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam hal akses pendidikan. Pulau ini merupakan wilayah terluar Indonesia, dan di sanalah berdiri sekolah-sekolah yang menjadi garda depan pendidikan bagi anak-anak perbatasan.

    Hal ini pula yang menjadi perhatian Prof Abdul Mu’ti. Sekda Sri berharap, kunjungan mendatang sang menteri bisa berkunjung langsung ke Pulau Maratua secara langsung, agar dapat melihat kondisi pendidikan di daerah tersebut sekaligus menikmati keindahan alamnya.

    “Harapan kita, beliau datang kembali ke Kaltim agar bisa berkunjung ke Pulau Maratua. Sehingga bisa melihat langsung sekolah terluar di Kaltim,” kata Sri Wahyuni.

    Dengan kedatangan pejabat pusat ke daerah seperti ini, Kaltim mendapat peluang emas untuk menyampaikan kondisi nyata dan aspirasi daerah langsung kepada pemerintah pusat. Maratua menjadi simbol penting bahwa pembangunan di daerah terluar tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga investasi terhadap pendidikan, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat.

    “Kedatangan para pejabat pusat ke Kaltim diharapkan bisa membawa berkah bagi daerah ini,” lanjut Sri.

    Kolaborasi antara pendidikan dan pariwisata di Maratua menjadi kunci utama yang bisa membuka potensi wilayah tersebut. Ketika guru-guru dan siswa bisa belajar dalam lingkungan yang layak, dan wisatawan berdatangan karena keindahan alam yang luar biasa, maka akan muncul dampak ekonomi dan sosial yang saling menguatkan.

    Apalagi dalam konteks hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, daerah-daerah terluar seperti Maratua memiliki peluang strategis untuk menjadi bagian dari wajah baru Indonesia. IKN bukan hanya proyek pembangunan fisik, tetapi juga representasi kemajuan bangsa yang inklusif, termasuk bagi daerah-daerah yang selama ini terpinggirkan.

    “Ini kesempatan kita untuk menyampaikan apa yang diperlukan Kaltim. Termasuk, mengenalkan potensi daerah kita,” tegas Sri Wahyuni.

    Kepulauan Maratua seakan menjadi miniatur dari cita-cita besar pembangunan Indonesia: keindahan alam yang lestari, masyarakat lokal yang berdaya, serta pendidikan yang menjangkau hingga batas negeri. Harapan agar Prof Abdul Mu’ti bisa berkunjung langsung ke sana suatu hari nanti bukan sekadar kunjungan kerja biasa, tetapi penegasan bahwa wilayah terluar juga layak diperjuangkan dalam arus pembangunan nasional.

    Maratua bukan hanya destinasi wisata, melainkan juga panggung harapan. Harapan bahwa keindahan dan keterpencilan bukan lagi halangan untuk maju, melainkan kekuatan untuk tumbuh bersama Indonesia yang lebih adil dan merata. (Adv/DiskominfoKaltim)

    Editor: Sukri

    Pesona Maratau Prof H Abdul Mu’ti Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    Juli 13, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Andika SaputraAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)…

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026

    Tantangan 81K Ubah Kebiasaan ASN Samarinda, dari Jalan Mulai Bisa Lari

    Agustus 23, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Kasus ISPA Kaltim Tembus 216 Ribu

    Agustus 23, 2026
    1 2 3 … 3,294 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.