Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Pertamina dan BP Migas Rencanakan Buat Fuel Card, Kartu Kendali BBM Subsidi, Ini Kata Nidya Listiyono
    DPRD Kaltim

    Pertamina dan BP Migas Rencanakan Buat Fuel Card, Kartu Kendali BBM Subsidi, Ini Kata Nidya Listiyono

    AdminBy AdminDesember 24, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Penulis: Apriliani – Editor: Redaksi
    Insitekaltim,Samarinda – Persoalan BBM bersubsidi menjadi salah satu hal yang menarik perhatian, pasalnya masih banyak masyarakat kalangan atas menggunakan BBM bersubsidi.
    Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II, Nidya Listiyono,SE, dari partai Golkar Dapil Samarinda, mengatakan via telpon, Selasa (24/12/2019), bahwa Pertamina akan meluncurkan “Fuel Card” di Kalimantan.
    Ini sesuai dengan Perpres 191 Tahun 2014, yaitu peraturan presiden untuk kebutuhan nasional atas Bahan Bakar Minyak, dan dalam rangka pemberian subsidi yang lebih tepat sasaran kepada konsumen pengguna tertentu.
    “Nanti akan ada sistem digital untuk pembelian BBM, terutama BBM bersubsidi,” ungkap Tyo.
    Tentu, Ini merupakan sesuatu yang harus diapresiasi, karena termasuk upaya Pertamina dan BP Migas, untuk meminimalisir penggunaan BBM subsidi secara berlebihan.
    “Jadi akan terdeteksi kedepannya, yang seharusnya tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi akan ketahuan, dan itu ada sanksinya,” ucapnya.
    Ia mengungkapkan, bahwa ini salah satu upaya pemberian subsidi yang lebih tepat sasaran.
    “Ini perlu perhatian kita semua, karena tidak bisa memonitor terus setiap hari, maka inilah tindakan yang dilakukan oleh Pertamina dan BP Migas,” katanya.
    Sehingga, sangat perlu adanya pembuat regulasi, jadi kedepan diharapkan pembelian BBM bisa dengan cara elektronik.
    “Jadi saat pengisian BBM itu sudah sistem pembayaran elektronik, ini upaya agar bisa di monitor, jadi pembayarannya udah pakai kartu,” terangnya.
    Tyo menjelaskan, si A mengisi BBM sekitar jam 09.00 wita, nanti 1 jam si A mengisi BBM lagi, nanti akan ketahuan dari kartu tersebut.
    “Mantep toh, jadi semuanya akan ketahuan apabila ada pengisian berikutnya,” jelasnya.
    Pemerintah dan pembuat regulator diharapkan sangat memperhatikan masalah ini.
    “Yang jelas ini proses untuk menekan angka kebocoran subsidi tepat sasaran, karena untuk menghilangkan itu butuh proses panjang,” imbuhnya.
    Dijelaskannya, bahwa Fuel Card akan mempunyai batas pengisian BBM bersubsidi.
    “Jadi, Fuel Card akan jadi monitoring terhadap pengisian BBM subsidi,” bebernya.
    Fuel Card masih rencana, namun BP Migas dan Pertamina akan berupaya untuk melakukan kontrol terhadap BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan ini merupakan Kartu Kendali BBM.
    “Jadi motor mobil kedepannya harus pakai Fuel Card,” pesannya.
    Dimana, syarat mendaftar Fuel Card harus melampirkan STNK kendaraan, namun penggunaan BBM untuk mobil dan motor akan dijatah. Misalnya motor dibatasi hanya 5 liter dan mobil sekitar 20 liter.
    Untuk Launching Fuel Card, Tyo masih belum bisa memastikan.
    “Saya belum tahu kapan akan launching, karena ini masih rencana Pertamina dan BP Migas. Berharap plan ini bisa segera terlaksana,” harapnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Gerindra Buka Semua Pintu Koalisi, Duet dengan PDIP Belum Jadi Kesepakatan

    September 22, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    IraSeptember 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penyaluran cadangan pangan pemerintah ke wilayah pedalaman Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) khususnya…

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026

    Terowongan Samarinda Tinggal Tunggu Rekomendasi Ahli, Operasional Ditarget Akhir Tahun

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026
    1 2 3 … 3,363 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.