Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Abdul Rohim Usulkan Dana Perbaikan Infrastruktur untuk Atasi Krisis Air Bersih Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Perda Pariwisata Samarinda Ditargetkan Rampung Desember 2026

    Oktober 24, 2026

    Keterbatasan Lahan Jadi Tantangan Pembangunan 59 Kopdes di Samarinda

    Oktober 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Perpisahan Sekolah di Hotel Mewah, Novan : Pikirkan yang Lemah
    DPRD Samarinda

    Perpisahan Sekolah di Hotel Mewah, Novan : Pikirkan yang Lemah

    LarasBy LarasFebruari 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ramai kembali di beberapa sekolah keluhan orang tua terkait pungutan kelulusan bagi siswa-siswi di sekolah. Tak tanggung-tanggung, kabar yang beredar bahwa para wali murid diminta mengumpulkan Rp500 ribu untuk acara wisuda sekolah yang digadang-gadang akan dilakukan di hotel berbintang.

    Bendahara Komite SMA Negeri 16 Samarinda Pron Susanto pernah menemui keluhan serupa terjadi di lingkungan sekolahnya. Ia menjelaskan sekolah tidak pernah memungut untuk keperluan sekolah. Sekolah hanya memberi fasilitas sesuai dengan keinginan siswa-siswi yang menginginkan perpisahan di hotel.

    “Sekolah itu hanya memberikan fasilitas saja, anak-anak mau di hotel ya kita bantu fasilitaskan. Sekolah tidak pernah memaksa mereka (melaksanakan wisuda) di hotel,” katanya beberapa waktu lalu.

    Kesepakatan iuran ratusan ribu yang terjadi di beberapa sekolah tersebut merupakan kesepakatan para siswa. Tanpa mengecualikan anak-anak lain yang kurang mampu, sekolah memberi informasi untuk membantu teman mereka supaya sama-sama menyokong iuran bagi temannya itu.

    “Kalau ada anak yang kurang mampu, itu kita sampaikan lagi ke mereka. Mereka setuju untuk patungan, kami bantu informasikan,” jelas Susanto.

    Menanggapi hal ini, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie menyampaikan diperlukan adanya edukasi, baik bagi sekolah, tenaga pendidik, orang tua dan siswa.

    Edukasi ini haruslah lengkap menyeluruh kepada semua pihak dan dipertemukan dalam satu waktu yang sama agar tidak ada ketimpangan informasi. Tak menyalahkan sekolah karena siswa-siswi lah yang menginginkan wisuda bergengsi itu terjadi. Tetapi Novan lebih menekankan agar semua pihak saling terbuka akan informasi tersebut.

    “Ini perlu namanya edukasi baik dari pihak guru maupun dari pihak pendidikan ya. Bahkan kita semua, bukan berkaca dari kesepakatan saja, harus jelas,” katanya pada Senin, 3 Februari 2025.

    Menurut politikus Partai Golkar itu, komite sekolah juga perlu pertimbangan matang sebelum langsung setuju untuk memfasilitasi permintaan anak didik. Walau 70 persen suara mengatakan keinginan wisuda di hotel, perlu pertimbangan mengingat masukan orang tua dan wali murid.

    Secara psikologis, anak-anak dari keluarga kurang mampu akan merasa tertekan ataupun sedih. Mengingat tak semua anak beruntung dalam hal ekonomi, maka perlu koordinasi.

    “Bagaimana psikologi anak-anak yang orang tuanya tidak mampu, tidak bisa memberikan kontribusi. Akhirnya tidak bisa ikut di situ bagaimana perasaan anaknya dipikirkan,” sebutnya.

    Untuk itu, ke depan Novan berharap komunikasi dan edukasi harus diutamakan. Harapannya, dari sisi wisuda hotel tidak ada muncul kasus bully akibat si mampu dan tidak mampu berbeda pendapat.

    “Jangan sampai nanti muncul bullying, perlu diingat itu,” tegasnya menutup komentarnya.

    DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie SMAN 16 Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Abdul Rohim Usulkan Dana Perbaikan Infrastruktur untuk Atasi Krisis Air Bersih Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Perda Pariwisata Samarinda Ditargetkan Rampung Desember 2026

    Oktober 24, 2026

    Keterbatasan Lahan Jadi Tantangan Pembangunan 59 Kopdes di Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Pedagang Air Hitam Hampir 200, DPRD Samarinda Dorong Penataan di Bawah Diskumindag

    Oktober 23, 2026

    Dewan Soroti Koperasi Merah Putih yang Belum Berdampak pada Ekonomi Warga

    Oktober 23, 2026

    DPRD Samarinda Awasi Janji Kompensasi Hotel di Samanhudi, Sidak Perizinan Disiapkan

    Oktober 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Abdul Rohim Usulkan Dana Perbaikan Infrastruktur untuk Atasi Krisis Air Bersih Samarinda

    Ratu ArifanzaOktober 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Abdul Rohim mengusulkan pemanfaatan dana yang…

    Perda Pariwisata Samarinda Ditargetkan Rampung Desember 2026

    Oktober 24, 2026

    Keterbatasan Lahan Jadi Tantangan Pembangunan 59 Kopdes di Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Dukung Kenyamanan Pedagang, Disdag Samarinda Koordinasikan Penyediaan Listrik Pasar Pagi

    Oktober 24, 2026

    Pembangunan RS Korpri Samarinda Disorot, Pemkot Minta Kajian Banjir hingga Andalalin

    Oktober 24, 2026
    1 2 3 … 3,404 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.