Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan
    Pendidikan

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    R’syaBy R’syaJuni 11, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Fuad Fakhruddin meminta agar penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak menjadi hambatan bagi peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

    Ia mengaku, sebagai kebijakan yang relatif baru diterapkan, wajar apabila masih ditemukan sejumlah kendala dalam pelaksanaannya. Karena itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi dan memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar tujuan kebijakan dapat dipahami dengan baik.

    “Karena ini program baru dan aturan baru, tentu ada saja permasalahan-permasalahan yang muncul. Mungkin perlu dikomunikasikan lagi dan disederhanakan agar mudah dipahami masyarakat,” ujarnya di Samarinda, Kamis, 11 Juni 2026.

    Sebagai informasi, ada tiga masalah utama TKA. Diantaranya kesenjangan infrastruktur digital, kualitas hasil tes yang jeblok dan tekanan psikologis siswa.

    Ia menegaskan bahwa setiap regulasi pendidikan harus tetap berpihak pada kepentingan peserta didik. Jangan sampai standar yang ditetapkan justru membatasi kesempatan siswa untuk melanjutkan pendidikan.

    “Jangan sampai kita memperketat sebuah aturan kemudian menghalangi anak-anak kita untuk melanjutkan sekolah. Aturan dibuat sebaik mungkin, tetapi jangan sampai menghambat kelangsungan pendidikan mereka,” tegasnya.

    Menurutnya, TKA dapat menjadi instrumen untuk mengukur kemampuan akademik siswa namun pelaksanaannya harus mempertimbangkan kondisi di lapangan serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta didik.

    Dirinya pun berharap pemerintah terus melakukan penyempurnaan terhadap kebijakan yang diterapkan. Termasuk memperluas sosialisasi kepada sekolah, orang tua dan siswa sehingga tidak menimbulkan kebingungan maupun kekhawatiran di masyarakat.

    “Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pendidikan. Karena itu, kebijakan yang dibuat harus mampu mendukung anak-anak kita berkembang dan melanjutkan pendidikan dengan baik,” pungkasnya.

     


    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Hadapi Hoaks dan AI, Literasi Informasi Jadi Tantangan Pendidikan di Era Digital

    September 24, 2026

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    AminahOktober 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polresta Samarinda mulai menelusuri laporan dugaan kelalaian medis yang melibatkan dokter spesialis…

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.