Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tren Kenaikan Mulai Terlihat, Harga Beras Pasar Segiri Masih Stabil

    Juni 8, 2026

    Bayu Surya Nahkodai JMSI Kaltim, Siap Teruskan Jejak Mohammad Sukri

    Juni 8, 2026

    Pasca Iduladha, Harga Minyak Goreng dan Bawang Naik, Telur Justru Turun di Pasar Segiri

    Juni 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Penurunan Anggaran RSUD Taman Husada Bontang Berisiko Ganggu Layanan Kesehatan
    DPRD Bontang

    Penurunan Anggaran RSUD Taman Husada Bontang Berisiko Ganggu Layanan Kesehatan

    SittiBy SittiAgustus 7, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang Adrofdita (.Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang Adrofdita menegaskan penurunan anggaran untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang tahun 2024, dapat berdampak serius pada kualitas layanan kesehatan.

    “Anggaran untuk RSUD turun dari Rp254,71 miliar menjadi Rp247,89 miliar atau turun sekitar Rp6,81 miliar. Kami mempertanyakan keputusan ini mengingat pentingnya layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya, belum lama ini.

    Menurut politikus PKS itu, penurunan anggaran ini bisa berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RSUD.

    “Penurunan ini bisa menghambat berbagai program kesehatan yang sedang berjalan, termasuk pelayanan kepada pasien yang membutuhkan perawatan intensif,” tambahnya.

    Di tengah meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan, penurunan anggaran ini tidak sejalan dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

    “Kami berharap pemerintah kota dapat mempertimbangkan kembali alokasi anggaran untuk RSUD, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegas Adrofdita.

    Anggota Komisi I DPRD Bontang tersebut meminta penjelasan rinci dari pemerintah kota mengenai alasan di balik penurunan anggaran ini.

    “Kami butuh transparansi dari pemerintah mengenai faktor-faktor yang menyebabkan pengurangan anggaran ini. Apakah ada program yang dihentikan atau ada efisiensi yang dilakukan?” tanya Adrofdita.

    Dia juga mengingatkan pemerintah kota untuk tetap berpegang pada asas keadilan dan pemerataan dalam pengelolaan anggaran, terutama yang berkaitan dengan sektor-sektor vital seperti kesehatan.

    “Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Pemerintah harus memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” tuturnya.

    Selain itu, Adrofdita menyarankan agar pemerintah kota melakukan evaluasi yang ketat terhadap penggunaan anggaran di semua sektor, bukan hanya kesehatan, untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Bontang.

    “Kita harus memastikan bahwa anggaran digunakan dengan efisien dan efektif, serta benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

    Adrofdita APBD 2024 RSUD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    RSUD Kewalahan Tampung Pasien TBC dan HIV, DPRD Samarinda Minta RS Swasta Jangan Lepas Tangan

    Juni 5, 2026

    RSUD Grati Luncurkan Smart Operating Theatre, Layanan Bedah Kian Aman dan Terintegrasi

    Februari 19, 2026

    Sekda Kaltim Tekankan RSUD Keluar dari Zona Nyaman dan Berdaya Saing Global

    Februari 4, 2026

    ARSADA Kaltim Sebut RSUD Masuk Fase Turbulensi Akibat Tekanan Regulasi dan SDM

    Februari 4, 2026

    Rapat Paripurna ke-27 DPRD Kaltim Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024

    Juli 28, 2025

    Dewan Soroti Kualitas Belanja Daerah dan Ketimpangan Pembangunan di Kaltim

    Juni 18, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tren Kenaikan Mulai Terlihat, Harga Beras Pasar Segiri Masih Stabil

    Nur AjijahJuni 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kenaikan sejumlah kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan bawang, harga beras…

    Bayu Surya Nahkodai JMSI Kaltim, Siap Teruskan Jejak Mohammad Sukri

    Juni 8, 2026

    Pasca Iduladha, Harga Minyak Goreng dan Bawang Naik, Telur Justru Turun di Pasar Segiri

    Juni 8, 2026

    Diminati Anak Muda, Padel Dinilai Masih Menjadi Olahraga Kalangan Tertentu

    Juni 8, 2026

    Buka di Samarinda, W Superclub Terancam Disidak Jika Tak Penuhi Standar Keselamatan

    Juni 8, 2026
    1 2 3 … 3,130 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.