Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Pengadaan Buku Fisik Perpustakaan Samarinda Nihil Tahun Ini
    Pemerintah

    Pengadaan Buku Fisik Perpustakaan Samarinda Nihil Tahun Ini

    SittiBy SittiJuli 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Deretan koleksi buku di Perpustakaan Kota Samarinda (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Rak-rak perpustakaan Kota Samarinda dipastikan tidak akan mendapat tambahan buku cetak dari APBD tahun ini. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Samarinda tidak mengalokasikan anggaran untuk pengadaan buku fisik, sementara penambahan koleksi hanya dilakukan melalui buku digital senilai sekitar Rp130 juta.

    Keputusan itu membuat koleksi buku cetak sepenuhnya bergantung pada sumbangan masyarakat atau pengadaan tambahan jika tersedia anggaran pada APBD Perubahan. Kepala Dispusip Samarinda Erham Yusuf membenarkan tidak ada anggaran pembelian buku fisik pada 2026.

    “Kalau yang fisik memang belum ada tahun ini. Yang dianggarkan sekitar Rp130 juta untuk koleksi digital,” katanya, Senin, 20 Juli 2026.

    Padahal pada 2025 Dispusip masih menganggarkan sekitar Rp160 juta untuk pengadaan buku cetak. Tahun ini, keterbatasan fiskal membuat prioritas belanja berubah.

    Erham mengatakan kondisi tersebut tidak bisa dilepaskan dari kemampuan keuangan daerah yang harus dibagi ke berbagai sektor.

    “Sekarang kemampuan anggaran memang terbatas. Semua OPD harus menyesuaikan dengan prioritas pemerintah,” ujarnya.

    Untuk menjaga pertumbuhan koleksi, Dispusip kembali mengandalkan Gerakan Wakaf Literatur yang telah dijalankan sejak 2021.

    Melalui program itu masyarakat diajak menyumbangkan buku yang sudah tidak lagi dimanfaatkan di rumah agar dapat dibaca masyarakat luas.

    Dispusip juga membuka peluang menerima benda-benda lawas yang memiliki nilai sejarah, seperti mesin tik manual, telepon jadul, hingga perangkat pemutar musik sebagai koleksi literasi perkembangan teknologi.

    Sementara itu, pengadaan buku digital dipastikan tetap diawasi melalui mekanisme audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurut Erham, pemeriksaan bahkan dilakukan melalui uji petik karena objek yang dibeli tidak berbentuk fisik.

    “Sejauh ini tidak ada temuan dari BPK terkait pengadaan koleksi digital,” pungkasnya.

    Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Samarinda Erham Yusuf Gerakan Wakaf Literatur
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Kendaraan Mati KIR dan Pajak, Tak Bisa Beli Solar Subsidi

    Juli 21, 2026

    Kubar 19 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Curah Hujan Kaltim Tetap Rendah hingga Akhir Juli

    Juli 21, 2026

    Perpustakaan Samarinda Buka Donasi Buku dan Koleksi Lawas untuk Edukasi Generasi Muda

    Juli 21, 2026

    Penerangan hingga Sambungan Aspal Jembatan Mahakam Ulu Dibenahi, CCTV Segera Dipasang

    Juli 21, 2026

    Pembenahan SMAN 10 Samarinda Belum Rampung, Gubernur Akui Belum Ada Anggaran Khusus

    Juli 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.