Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Matangkan Persiapan Porprov, KONI Samarinda Butuh Anggaran Tembus Rp10 Miliar

    Juli 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Pengadaan Buku Fisik Perpustakaan Samarinda Nihil Tahun Ini
    Pemerintah

    Pengadaan Buku Fisik Perpustakaan Samarinda Nihil Tahun Ini

    SittiBy SittiJuli 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Deretan koleksi buku di Perpustakaan Kota Samarinda (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Rak-rak perpustakaan Kota Samarinda dipastikan tidak akan mendapat tambahan buku cetak dari APBD tahun ini. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Samarinda tidak mengalokasikan anggaran untuk pengadaan buku fisik, sementara penambahan koleksi hanya dilakukan melalui buku digital senilai sekitar Rp130 juta.

    Keputusan itu membuat koleksi buku cetak sepenuhnya bergantung pada sumbangan masyarakat atau pengadaan tambahan jika tersedia anggaran pada APBD Perubahan. Kepala Dispusip Samarinda Erham Yusuf membenarkan tidak ada anggaran pembelian buku fisik pada 2026.

    “Kalau yang fisik memang belum ada tahun ini. Yang dianggarkan sekitar Rp130 juta untuk koleksi digital,” katanya, Senin, 20 Juli 2026.

    Padahal pada 2025 Dispusip masih menganggarkan sekitar Rp160 juta untuk pengadaan buku cetak. Tahun ini, keterbatasan fiskal membuat prioritas belanja berubah.

    Erham mengatakan kondisi tersebut tidak bisa dilepaskan dari kemampuan keuangan daerah yang harus dibagi ke berbagai sektor.

    “Sekarang kemampuan anggaran memang terbatas. Semua OPD harus menyesuaikan dengan prioritas pemerintah,” ujarnya.

    Untuk menjaga pertumbuhan koleksi, Dispusip kembali mengandalkan Gerakan Wakaf Literatur yang telah dijalankan sejak 2021.

    Melalui program itu masyarakat diajak menyumbangkan buku yang sudah tidak lagi dimanfaatkan di rumah agar dapat dibaca masyarakat luas.

    Dispusip juga membuka peluang menerima benda-benda lawas yang memiliki nilai sejarah, seperti mesin tik manual, telepon jadul, hingga perangkat pemutar musik sebagai koleksi literasi perkembangan teknologi.

    Sementara itu, pengadaan buku digital dipastikan tetap diawasi melalui mekanisme audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurut Erham, pemeriksaan bahkan dilakukan melalui uji petik karena objek yang dibeli tidak berbentuk fisik.

    “Sejauh ini tidak ada temuan dari BPK terkait pengadaan koleksi digital,” pungkasnya.

    Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Samarinda Erham Yusuf Gerakan Wakaf Literatur
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Matangkan Persiapan Porprov, KONI Samarinda Butuh Anggaran Tembus Rp10 Miliar

    Juli 20, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    Juli 20, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    MPLS Sekolah Rakyat Mundur dari Jadwal Nasional, Baru Digelar Akhir Juli

    Juli 20, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    R’syaJuli 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda Bambang Styawan mengungkapkan sedikitnya 150…

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Matangkan Persiapan Porprov, KONI Samarinda Butuh Anggaran Tembus Rp10 Miliar

    Juli 20, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    Juli 20, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026
    1 2 3 … 3,227 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.