Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci
    Samarinda

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 18, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemkot Samarinda, Sucipto Wasis saat diwawancarai Wartawan MSI Group (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan peredaran narkotika dinilai tidak bisa bertumpu pada aparat penegak hukum semata. Partisipasi aktif masyarakat, termasuk keluarga, menjadi elemen penting dalam menekan penyalahgunaan, khususnya di kalangan generasi muda.

    Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda Sucipto Wasis menegaskan, persoalan narkoba masih menjadi ancaman nyata yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari lingkungan pergaulan hingga tekanan ekonomi.

    “Banyak kasus terjadi bukan karena niat awal, tapi karena terpengaruh lingkungan dan jaringan peredarannya,” ujarnya, Sabtu 18 April 2026.

    Ia menilai kondisi tersebut menuntut keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah, dalam upaya pencegahan. Peran keluarga disebut sebagai garis pertahanan pertama, terutama dalam mengawasi perubahan perilaku anak.

    Menurutnya, kepekaan orang tua dan lingkungan sekitar sangat diperlukan untuk mendeteksi gejala awal penyimpangan yang berpotensi mengarah pada penyalahgunaan narkotika.

    “Kalau ada perubahan sikap pada anak, itu harus segera diperhatikan. Lingkungan juga jangan ragu untuk melapor,” tegasnya.

    Selain keluarga, peran perangkat wilayah seperti RT, lurah, hingga tokoh masyarakat dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran bersama serta menciptakan lingkungan yang lebih waspada terhadap peredaran narkoba.

    Ia menambahkan, pendekatan kolektif akan lebih efektif dibanding hanya mengandalkan penindakan hukum yang bersifat reaktif.

    “Kalau semua pihak terlibat, pencegahan bisa berjalan lebih maksimal,” katanya.

    Melalui keterlibatan bersama tersebut, diharapkan angka penyalahgunaan narkotika di Samarinda dapat ditekan, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap generasi muda dari ancaman peredaran gelap narkoba.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.