Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPK: Tidak Ada Temuan dalam Laporan Dana Parpol di Samarinda

    April 20, 2026

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    April 20, 2026

    Dana Bantuan Parpol Disorot, Wawali Samarinda Tekankan Akuntabilitas

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Penataan Kawasan Kumuh Samarinda Seberang Tertahan Anggaran, Disperkim Soroti Kesiapan Warga
    Pemkot Samarinda

    Penataan Kawasan Kumuh Samarinda Seberang Tertahan Anggaran, Disperkim Soroti Kesiapan Warga

    RidhoBy RidhoJanuari 6, 2026Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Disperkim Kota Samarinda, Herwan Rifa'i
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Samarinda mengungkapkan rencana penataan kawasan kumuh di wilayah Kota Samarinda masih menghadapi sejumlah kendala. Selain keterbatasan anggaran, kesiapan dan respons masyarakat juga menjadi faktor penentu dalam pelaksanaan program tersebut.

    Hal itu disampaikan Kepala Disperkim Kota Samarinda Herwan Rifa’i usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Samarinda pada Selasa, 6 Desember 2026.

    Menurut Herwan, salah satu kawasan yang menjadi prioritas penanganan adalah Samarinda Seberang khususnya Kelurahan Masjid. Kawasan tersebut dinilai paling memungkinkan untuk ditangani secara menyeluruh berdasarkan hasil kajian feasibility study (FS) yang telah disusun.

    “Prioritas sebenarnya seluruh bantaran sungai. Namun karena wilayahnya sangat luas sementara anggaran terbatas sesuai arahan wali kota, kami fokuskan terlebih dahulu pada satu kawasan yakni di Samarinda Seberang,” ujar Herwan.

    Ia menjelaskan, FS penataan kawasan kumuh mencakup beberapa wilayah, antara lain Kelurahan Masjid dan Kelurahan Tenun. Namun, dari hasil kajian sementara, Kelurahan Masjid dinilai paling siap untuk direalisasikan.

    Meski demikian, pelaksanaan program belum dapat berjalan lantaran masih menunggu kepastian anggaran melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

    “Kami belum bisa melangkah lebih jauh sebelum DPA jelas. Jika anggarannya tersedia, baru bisa kita jalankan pada 2026,” katanya.

    Selain persoalan anggaran, tantangan lain yang dihadapi adalah respons masyarakat. Penataan kawasan kumuh secara menyeluruh berpotensi menimbulkan pro dan kontra, terutama terkait rencana pelebaran jalan yang berdampak pada lahan milik warga.

    “Kalau jalan dilebarkan menjadi empat meter, pasti ada lahan warga yang terdampak. Ini yang perlu disosialisasikan secara hati-hati,” jelasnya.

    Meski demikian, Herwan menilai penataan kawasan kumuh tetap memiliki manfaat jangka panjang. Ia mencontohkan keberhasilan penataan kawasan di Jalan Dr Soetomo yang pada akhirnya dapat diterima oleh masyarakat.

    “Program ini sebenarnya sangat baik. Hanya saja saat ini kendala utamanya masih pada ketersediaan anggaran,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    Maret 17, 2026

    Bagi Hasil Retribusi Sampah Samarinda Dibahas Ulang, PAD Tetap Jadi Prioritas

    Maret 17, 2026

    Andi Harun Ingatkan LBH KKSS Bantu Masyarakat Temukan Kebenaran

    Maret 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Finalisasi Proses Pengangkatan Kepala Sekolah, Tunggu Rapat Lanjutan Usai Lebaran

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BPK: Tidak Ada Temuan dalam Laporan Dana Parpol di Samarinda

    Ratu ArifanzaApril 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan laporan pertanggungjawaban…

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    April 20, 2026

    Dana Bantuan Parpol Disorot, Wawali Samarinda Tekankan Akuntabilitas

    April 20, 2026

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Doa Bersama Jadi Aksi Simbolis, Massa Kaltim Siap Turun 21 April

    April 19, 2026
    1 2 3 … 3,062 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.