Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    LAN Dorong Kebijakan Publik Lebih Tajam dan Berdampak Lewat Penyusunan Policy Paper

    Mei 26, 2026

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas
    Samarinda

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 10, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun saat memberikan keterangan pers.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu, tepatnya setiap Jumat. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

    Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebutkan, kebijakan ini tidak hanya sebatas formalitas, tetapi dirancang dengan sistem pemantauan berbasis teknologi.

    “Kita membuat dashboard monitoring WFH yang bisa memantau secara real-time,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi di Gedung Arutala Lt. 4 Bapperida, Jumat, 10 April 2026.

    Ia menjelaskan, terdapat empat tujuan utama penerapan WFH tersebut, yakni meningkatkan kepatuhan terhadap kebijakan nasional, menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM), mengurangi emisi, serta menekan penggunaan kendaraan dinas.

    Untuk memastikan efektivitas, pemkot menerapkan sistem absensi berbasis geotagging yang dilakukan tiga kali dalam sehari dari rumah masing-masing pegawai.

    “Kalau ada yang menggunakan fake GPS atau tidak benar melakukan absensi dari rumah, itu termasuk pelanggaran disiplin berat,” tegasnya.

    Selain itu, data yang dikumpulkan juga mencakup jarak tempuh rumah ke kantor serta jenis kendaraan yang digunakan, baik kendaraan dinas maupun pribadi. Data tersebut kemudian dikonversi untuk menghitung potensi penghematan BBM dan pengurangan emisi.

    “Kalau mobil rata-rata 1 liter untuk 10 kilometer, berarti pulang-pergi sekitar 2 liter per orang. Ini yang kita hitung secara sistematis,” jelasnya.

    Dalam pelaksanaannya, sebanyak 50 persen pegawai akan menjalani WFH setiap Jumat. Namun, sejumlah instansi dikecualikan, seperti UPTD Dinas Pendidikan (sekolah), UPTD Dinas Kesehatan (puskesmas dan rumah sakit), serta beberapa organisasi perangkat daerah lainnya.

    Menariknya, dashboard pemantauan ini juga akan dibuka untuk publik dan media. Masyarakat nantinya dapat melihat langsung data penghematan BBM, penurunan emisi, hingga konversi dalam nilai rupiah.

    “Kita ingin ini bukan hanya kepatuhan institusional, tapi juga menggugah kesadaran. Dan kesadaran itu harus bisa diukur dan diuji, termasuk oleh publik,” katanya.

    Meski demikian, Pemkot tetap menjaga privasi pegawai dengan tidak menampilkan lokasi rumah secara detail kepada publik, sesuai ketentuan Undang-Undang ITE.

    “Kecuali lokasi rumah, itu tidak kita tampilkan. Tapi data lain seperti pemakaian BBM dan jenis kendaraan bisa diakses,” tambahnya.

    Pemkot Samarinda mengklaim sistem monitoring WFH berbasis dashboard real-time ini menjadi yang pertama diterapkan di Indonesia.

    Andi Harun BBM Kemendagri Pemkot Samarinda WFH
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    LAN Dorong Kebijakan Publik Lebih Tajam dan Berdampak Lewat Penyusunan Policy Paper

    Mei 26, 2026

    7 Komisioner KPID Kaltim Resmi Dilantik, Pengawasan Media Digital Jadi Tantangan Baru

    Mei 26, 2026

    Sempat Ditawar Pengusaha, Bejo Asal Samarinda Ini Akhirnya Dipilih Jadi Kurban Presiden

    Mei 24, 2026

    Samarinda Masih Dikepung Genangan, DPRD Singgung Sedimentasi dan Anak Sungai yang Menyempit

    Mei 23, 2026

    Kenapa Samarinda Akhir-Akhir Ini Sering Hujan? Kadang Cuma Satu Daerah yang Diguyur Deras

    Mei 23, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    LAN Dorong Kebijakan Publik Lebih Tajam dan Berdampak Lewat Penyusunan Policy Paper

    R’syaMei 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara LAN (Lembaga Administrasi Negara) RI…

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026

    Polemik Grup Chat DPRD Kaltim Masuk Ranah Etik, BK Siapkan Pemanggilan dan Mediasi

    Mei 26, 2026

    Lahan Sawit 2 Hektare Hancur Diterjang Lumpur, Warga Tolak Tawaran Ganti Rugi Rp70 Juta dari Perusahaan

    Mei 26, 2026
    1 2 3 … 3,107 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.