Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Pemkot Samarinda Bahas Addendum PBPU, Antisipasi 10 Ribu Peserta Nonaktif BPJS
    Pemkot Samarinda

    Pemkot Samarinda Bahas Addendum PBPU, Antisipasi 10 Ribu Peserta Nonaktif BPJS

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 24, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih saat ditemui awak media usai kegiatan (Insitekaltim,/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda- Pemerintah Kota Samarinda menggelar rapat pembahasan permohonan addendum Nota Kesepakatan/Rencana Kerja (NK/RK) PBPU Pemda Kota Samarinda yang diajukan oleh BPJS Kesehatan Cabang Samarinda. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung BPKAD Lantai 4 Balai Kota Samarinda, Selasa, 24 Februari 2026.

    Rapat ini menghadirkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asli Nuryadin. Pembahasan difokuskan pada keberlanjutan pembiayaan peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan pemerintah daerah.

    Usai kegiatan, Ismed Kusasih menjelaskan bahwa pemerintah kota telah duduk bersama untuk mendiskusikan berbagai kebijakan terkait kepesertaan jaminan kesehatan. Ia menyebutkan bahwa secara umum kondisi masih terkendali, meskipun terdapat peserta yang berstatus nonaktif.

    “Sejauh ini yang kami pantau, peserta nonaktif di Kota Samarinda sekitar 10 ribu orang. Dari jumlah itu terus kami antisipasi,” ujarnya.

    Menurutnya, perhatian khusus diberikan kepada peserta dengan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang, seperti gangguan ginjal dan penyakit jantung. Dinas Kesehatan juga akan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan (faskes) untuk memperoleh pernyataan dan data pendukung terkait pasien dengan kebutuhan layanan berkelanjutan.

    Terkait efisiensi anggaran, Ismed menjelaskan bahwa skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) terdiri dari tiga sumber, yakni pemerintah pusat, provinsi, dan kota. Dalam rapat kali ini, pembahasan difokuskan pada tanggung jawab pembiayaan dari pemerintah kota.

    Sementara itu, Asli Nuryadin menyampaikan kebijakan yang diambil tetap menyesuaikan dengan kondisi kemampuan anggaran daerah saat ini. Kendati demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk tetap mengupayakan dukungan terhadap program jaminan kesehatan.

    “Kita berusaha seoptimal mungkin. Artinya goodwill pemerintah kota tetap ada, walaupun dana yang tersedia tidak maksimal,” katanya.

    Ia menambahkan, opsi yang tengah dipertimbangkan antara lain penganggaran pada perubahan APBD, menunggu pergeseran anggaran, atau menanti transfer keuangan dari pemerintah pusat. Selain itu, proses validasi ulang data peserta juga akan dilakukan bersama Dinas Kesehatan guna memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan iuran.

     

    BPJS Kesehatan Dinas Kesehatan Samarinda Ismed Kusasih Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Festival Merah Putih Kaltim Sediakan CKG, Warga Untuk Periksa Kesehatan Dasar

    Agustus 22, 2026

    Gaya Hidup Holistik Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Agustus 9, 2026

    Dokter RSUD IA Moeis Disanksi Usai Komentar Viral Kepada Pasien BPJS di Media Sosial

    Agustus 5, 2026

    Pemkot Samarinda Ambil Alih, Pembiayaan 51 Ribu Peserta BPJS PBI

    Agustus 4, 2026

    Cara Sederhana Menikmati Air Putih dengan Rasa yang Lebih Segar, Infused Water Jadi Pilihan

    Agustus 1, 2026

    Hipertensi Masih Jadi Penyakit Terbanyak di Samarinda, Capai 53.972 Kasus dalam Enam Bulan

    Juli 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Mall Lembuswana Samarinda dapat menjadi salah satu…

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.