Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Pemkot Samarinda Ambil Alih, Pembiayaan 51 Ribu Peserta BPJS PBI
    Kesehatan

    Pemkot Samarinda Ambil Alih, Pembiayaan 51 Ribu Peserta BPJS PBI

    IraBy IraAgustus 4, 2026Updated:Agustus 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) 51.000 peserta, yang sebelumnya ditanggung Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), akan diambil alih Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

    Pengalihan pembiayaan itu merupakan tindak lanjut surat Sekretaris Daerah Pemprov Kaltim tertanggal 30 Juni 2026. Menetapkan pembiayaan peserta BPJS PBI asal Samarinda menjadi tanggung jawab pemerintah kota mulai Juli 2026.

    Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan pihaknya menerima kebijakan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat.

    “Saya menerima keputusan tersebut sebagai bentuk konsistensi dan tanggung jawab Pemkot Samarinda dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi warga,” ujarnya, Senin, 3 Agustus 2026.

    Andi Harun mengungkapkan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelumnya mengusulkan agar sekitar 1.700 peserta tetap dibiayai oleh Pemprov Kaltim dengan nilai sekitar Rp400 hingga Rp800 juta per tahun.

    Namun usulan tersebut tidak disetujui karena dinilai kurang efektif dari sisi administrasi maupun pembiayaan.

    “Menurut saya itu terlalu tanggung. Saya perintahkan Sekda agar mengambil alih 100 persen pembiayaannya sehingga seluruh warga tercover penuh oleh kota,” tegasnya.

    Menurut Andi Harun, keputusan tersebut sekaligus menunjukkan kemampuan fiskal Kota Samarinda, yang tetap mampu menopang kebutuhan pelayanan dasar. Meski APBD mengalami tekanan, akibat penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat.

    Ia memastikan, pengambilalihan pembiayaan BPJS PBI tidak akan mengganggu stabilitas keuangan daerah maupun pelaksanaan program prioritas lainnya.

    “Pengambilalihan ini membuktikan bahwa APBD Kota Samarinda dalam kondisi sehat dan mampu membiayai pelayanan dasar masyarakat,” katanya.

    Di sisi lain, Andi Harun meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur segera menyalurkan Dana Bagi Hasil (DBH) yang menjadi hak Kota Samarinda.

    Menurutnya, pencairan DBH secara tepat waktu akan memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam membiayai berbagai kebutuhan masyarakat.

    “Kami menghormati seluruh kebijakan efisiensi pemerintah provinsi. Namun di saat yang sama kami juga meminta agar hak Dana Bagi Hasil yang menjadi hak Kota Samarinda dapat disalurkan secara tepat waktu,” pungkasnya.

     

    Andi Harun BPJS Kesehatan PBI Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Intrusi Air Laut Ganggu Distribusi, Dinkes Samarinda Imbau Air PDAM untuk MCK

    September 18, 2026

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    September 17, 2026

    Anak Usia Sekolah Terpapar HIV, Edukasi Pencegahan Akan Masuk Sekolah

    September 17, 2026

    Kabut Asap Tebal, Sekolah di Samarinda Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    AminahSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan pemerintah pusat dalam mengatur produksi dan ekspor komoditas tambang mulai berdampak…

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,349 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.