Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata
    Ekonomi

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 19, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Tumpukan gas subsidi 3 kg (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh kartu khusus. Untuk mendapat LPG bersubsidi, sesuai harga eceran tertinggi (HET).

    Untuk peruntukan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan, distribusi gas elpiji 3 kilogram bagi masyarakat miskin, tetap berjalan aman dan terkendali.

    Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan, atas instruksi Wali Kota Samarinda dan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Program pendataan penerima LPG subsidi telah dilakukan sejak dua tahun lalu.

    Selama ini kami menerapkan sistem kartu dan tidak ada masalah. Sebanyak 18 ribu warga miskin sudah terdata dan menerima kartu LPG 3 kilogram.

    “Mereka mendapatkan jatah sesuai jumlah anggota keluarga dan membeli sesuai HET,” kata Marnabas di Samarinda, Jumat, 19 Juni 2026.

    Menurutnya, proses pendataan dilakukan selama hampir enam bulan. Dengan melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), aparat kecamatan, kelurahan, hingga RT.

    Data penerima kemudian diverifikasi berlapis, untuk memastikan hanya warga yang benar-benar berhak yang masuk dalam daftar penerima manfaat.

    Setiap penerima memiliki kartu yang mencantumkan lokasi pangkalan tempat mengambil LPG. Serta jumlah jatah tabung, yang diperoleh setiap bulan.

    Jumlahnya bervariasi, mulai dua hingga lima tabung tergantung kondisi dan jumlah anggota keluarga.

    Marnabas menegaskan, jika muncul informasi mengenai kelangkaan LPG 3 kilogram. Perlu dilihat terlebih dahulu, kelompok masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh gas bersubsidi tersebut.

    “Kalau untuk 18 ribu warga penerima manfaat yang sudah terdata, sejauh ini terpenuhi. Kalau ada kelangkaan, perlu dilihat apakah yang mengalami adalah kelompok penerima subsidi atau bukan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, daftar penerima manfaat dipasang secara terbuka di pangkalan dan kantor kelurahan agar masyarakat dapat melakukan pengawasan. Warga juga diberikan kesempatan menyampaikan keberatan apabila menemukan penerima yang dinilai tidak layak.

    “Kalau ada yang sebenarnya tidak berhak tetapi masuk daftar, bisa diprotes dan akan dicoret. Sebaliknya, kalau ada warga miskin yang belum terdata, bisa diusulkan melalui RT, kelurahan, hingga Dinas Perdagangan untuk diverifikasi,” jelasnya.

    Selain memastikan kebutuhan rumah tangga miskin terpenuhi, Pemkot Samarinda juga mulai menyiapkan pendataan bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang menggunakan LPG 3 kilogram untuk kegiatan usaha mereka.

    Menurut Marnabas, kebijakan distribusi berbasis kartu terbukti mampu mengurangi antrean panjang yang sebelumnya kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan maupun saat pasokan terganggu.

    “Dulu masyarakat sering antre panjang mencari LPG. Sekarang kondisi itu sudah jauh berkurang karena distribusinya lebih tertata dan penerima manfaat sudah jelas,” katanya.

    Saat ini harga LPG 3 kilogram di tingkat pangkalan tetap mengikuti HET yang berlaku. Pemkot juga terus melakukan evaluasi terhadap distribusi LPG bersubsidi guna mencegah penyalahgunaan serta memastikan bantuan energi tersebut benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

    Ke depan, kartu penerima manfaat yang masa berlakunya dua tahun akan kembali diperbarui bersamaan dengan proses verifikasi ulang data warga penerima subsidi. Langkah itu dilakukan untuk menyesuaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang dapat berubah dari waktu ke waktu.

     

    Gas LPG Gas Melon Marnabas Patiroy Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Pemprov Kaltim Lelang Aset Tidak Terpakai, Tambah Kas Daerah Rp475 Juta

    Juni 19, 2026

    Pangkas Waktu Tempuh, Jalur Udara Samarinda–Melak Diharapkan Jadi Magnet Investor Kubar

    Juni 19, 2026

    Daya Beli Lesu, Realisasi PAD Kaltim Tersendat dan Jauh dari Target di Pertengahan Tahun

    Juni 19, 2026

    Masuji Tahap Akhir, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, Jadi Harapan Pariwisata Berkelanjutan Kaltim

    Juni 18, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.