Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Pemkot Dorong Urban Farming sebagai Strategi Jangka Panjang Kendalikan Inflasi
    Ekonomi

    Pemkot Dorong Urban Farming sebagai Strategi Jangka Panjang Kendalikan Inflasi

    R’syaBy R’syaJuli 23, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mendorong penguatan ketahanan pangan keluarga melalui program urban farming sebagai strategi jangka panjang untuk mengendalikan inflasi daerah. Langkah ini dinilai lebih berkelanjutan dibanding hanya mengandalkan operasi pasar dan pemantauan harga.

    Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengatakan, pengendalian inflasi harus dibarengi dengan upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.

    “Kita berharap inflasi dapat terus turun. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui urban farming, sehingga masyarakat dapat memproduksi sebagian kebutuhan pangannya sendiri,” ujarnya saat membuka kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda di Ruang Arutala Bapperida, Kamis, 23 Juli 2026.

    Saefuddin menyebutkan inflasi Kota Samarinda yang masih berada di angka 3,53 persen, secara year-on-year perlu menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan agar tidak terus meningkat.

    Karena itu, Pemkot Samarinda mendorong urban farming menjadi gerakan bersama yang dimulai dari tingkat keluarga hingga kelurahan. Menurutnya, program tersebut tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, tetapi juga mampu menekan pengeluaran keluarga serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

    Ia juga menginstruksikan camat dan lurah untuk menggerakkan program tersebut dengan melibatkan PKK, kelompok tani, sekolah, rumah ibadah, hingga berbagai komunitas masyarakat.

    Selain itu, setiap kelurahan didorong memiliki demonstration plot (demplot) sebagai pusat edukasi dan praktik bercocok tanam yang didukung pendampingan, penyediaan sarana, serta pelatihan dari perangkat daerah terkait.

    Untuk memperkuat upaya pengendalian inflasi, Pemkot Samarinda juga berkomitmen menerapkan strategi 4K, yakni menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

    Menurut Saefuddin, keberhasilan strategi tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

    Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Samarinda Nadya Turisna melaporkan inflasi Kota Samarinda pada Juni 2026 tercatat sebesar 3,53 persen secara year-on-year. Adapun inflasi month-to-month mencapai 0,72 persen, sedangkan inflasi year-to-date berada di angka 2,63 persen.

     

    Inflasi Samarinda Pemkot Samarinda Saefuddin Zuhri Wakil Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Harga Ayam Potong di Pasar Samarinda Masih Tinggi, Capai Rp60 Ribu

    September 19, 2026

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    Target PAD dari Tambat Kapal Rp28 Miliar Kaltim Terancam Molor

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.