Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Pemkot Dorong Urban Farming sebagai Strategi Jangka Panjang Kendalikan Inflasi
    Ekonomi

    Pemkot Dorong Urban Farming sebagai Strategi Jangka Panjang Kendalikan Inflasi

    R’syaBy R’syaJuli 23, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mendorong penguatan ketahanan pangan keluarga melalui program urban farming sebagai strategi jangka panjang untuk mengendalikan inflasi daerah. Langkah ini dinilai lebih berkelanjutan dibanding hanya mengandalkan operasi pasar dan pemantauan harga.

    Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengatakan, pengendalian inflasi harus dibarengi dengan upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.

    “Kita berharap inflasi dapat terus turun. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui urban farming, sehingga masyarakat dapat memproduksi sebagian kebutuhan pangannya sendiri,” ujarnya saat membuka kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda di Ruang Arutala Bapperida, Kamis, 23 Juli 2026.

    Saefuddin menyebutkan inflasi Kota Samarinda yang masih berada di angka 3,53 persen, secara year-on-year perlu menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan agar tidak terus meningkat.

    Karena itu, Pemkot Samarinda mendorong urban farming menjadi gerakan bersama yang dimulai dari tingkat keluarga hingga kelurahan. Menurutnya, program tersebut tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, tetapi juga mampu menekan pengeluaran keluarga serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

    Ia juga menginstruksikan camat dan lurah untuk menggerakkan program tersebut dengan melibatkan PKK, kelompok tani, sekolah, rumah ibadah, hingga berbagai komunitas masyarakat.

    Selain itu, setiap kelurahan didorong memiliki demonstration plot (demplot) sebagai pusat edukasi dan praktik bercocok tanam yang didukung pendampingan, penyediaan sarana, serta pelatihan dari perangkat daerah terkait.

    Untuk memperkuat upaya pengendalian inflasi, Pemkot Samarinda juga berkomitmen menerapkan strategi 4K, yakni menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

    Menurut Saefuddin, keberhasilan strategi tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

    Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Samarinda Nadya Turisna melaporkan inflasi Kota Samarinda pada Juni 2026 tercatat sebesar 3,53 persen secara year-on-year. Adapun inflasi month-to-month mencapai 0,72 persen, sedangkan inflasi year-to-date berada di angka 2,63 persen.

     

    Inflasi Samarinda Pemkot Samarinda Saefuddin Zuhri Wakil Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026

    Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,8 Triliun, Belanja Dituntut Berorientasi Hasil

    September 9, 2026

    Sawah Betapus Dilanda Kekeringan, Petani Khawatir Hasil Panen Anjlok

    September 9, 2026

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan insentif guru triwulan II yang belum…

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,330 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.