Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Pemkot Diminta Libatkan Warga Dalam Pembangunan Pasar Khusus Bontang Barat
    DPRD Bontang

    Pemkot Diminta Libatkan Warga Dalam Pembangunan Pasar Khusus Bontang Barat

    SittiBy SittiOktober 4, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Bontang, Joni Alla’ Padang.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Rencana Pemerintah Kota Bontang untuk membangun pasar khusus di wilayah Bontang Barat menuai tanggapan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari daerah pemilihan tersebut.

    Anggota DPRD Bontang Joni Alla’ Padang meminta agar warga dilibatkan dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan tersebut.

    Joni mengatakan kebijakan pemerintah seharusnya selalu melibatkan masyarakat. Ia siap menolak kebijakan tersebut jika suara warga tidak didengarkan.

    “Saya orang pertama yang akan menolak jika kebijakan ini tidak melibatkan masyarakat, karena pada dasarnya kebijakan adalah suara dari bawah,” ujarnya belum lama ini.

    Joni juga menyoroti perlunya kajian mendalam dalam menentukan lokasi pasar khusus, khususnya di wilayah Bontang Barat. Menurutnya, Pemkot Bontang harus memastikan bahwa peternak setempat turut dilibatkan dalam pembahasan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan mereka.

    “Jangan sampai dalam kajiannya, peternak tidak dilibatkan. Bila dilibatkan, hasil kajian akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang nantinya akan berjualan di sana,” katanya.

    Politikus PDIP itu menambahkan, pembangunan pasar tanpa melibatkan masyarakat kerap berujung sia-sia, seperti beberapa pasar yang ada saat ini. Sudah banyak contoh pembangunan yang tidak efektif karena masyarakat tidak diajak berdiskusi selama proses kajian.

    “Pemerintah harus menerima masukan dari masyarakat untuk menghasilkan kebijakan yang tepat,” tegasnya.

    Sebelumnya, pada Juli lalu Wali Kota Bontang Basri Rase menyampaikan bahwa rencana pembangunan rumah potong hewan (RPH) dan pasar khusus merupakan usulan dari warga Bontang Barat, khususnya mereka yang biasa berjualan daging babi di depan rumahnya, di kawasan Gunung Telihan dan Kanaan.

    “Ada masukan dari ketua RT di sana untuk membangun RPH dan pasar khusus,” kata Basri Rase.

    Jika rencana ini terealisasi, RPH dan pasar khusus tersebut harus dirancang dengan standar modern, mulai dari proses pemotongan hingga pengemasan daging. Selain itu, pengelolaan limbah juga harus dilakukan dengan baik agar tidak menimbulkan masalah lingkungan.

    “Semua harus dikaji, mulai dari aturan hingga dampak lingkungannya. Tidak hanya asal bangun,” tambahnya.

    Selain keterlibatan masyarakat, Joni Alla’ Padang mengingatkan pemerintah untuk memerhatikan dampak lingkungan dari pembangunan pasar ini. Ia berharap, jika pasar khusus itu dibangun, dampak negatifnya bisa ditekan dan manfaatnya besar bagi warga setempat.

    “Yang paling utama adalah bagaimana dampak yang timbul dari pasar ini bisa minim dan manfaatnya besar untuk masyarakat,” tutupnya.

    DPRD Bontang Joni Alla Padang Pemkot Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    DPK Bontang Gelar Capacity Building, Dorong Inovasi dan Pelayanan Prima

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Ratu ArifanzaMei 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Arah baru organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai…

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026
    1 2 3 … 3,094 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.