Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Pemkab Kukar Canangkan Program Dokter Spesialis Masuk Desa
    Diskominfo Kukar

    Pemkab Kukar Canangkan Program Dokter Spesialis Masuk Desa

    VinsensiusBy VinsensiusApril 15, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi mencanangkan program kunjungan dokter spesialis ke desa-desa.

    Program ini digagas sebagai upaya nyata pemerintah dalam menangani berbagai persoalan kesehatan yang selama ini membelenggu masyarakat pedesaan, terutama anak-anak.

    Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengungkapkan program tersebut berangkat dari keprihatinan atas temuan sejumlah kasus stunting, gizi buruk, dan permasalahan tumbuh kembang anak yang terdeteksi dalam pemeriksaan serentak pada Juli 2024 lalu. Pemeriksaan yang disebut sebagai PemTak (Pemeriksaan Serentak) itu menjadi pemicu munculnya kebijakan lanjutan di bidang kesehatan.

    “Dari hasil PemTak itu, ditemukan banyak anak yang mengalami masalah seperti stunting, gizi buruk, kurang gizi, berat badan tidak naik, dan sebagainya. Itu yang menjadi perhatian kami,” ujar Edi Damansyah saat meresmikan Gedung Polindes di Desa Loa Lepu, Senin 14 April 2025.

    Sebagai tindak lanjut awal, Pemerintah Kukar telah menjalankan program pemberian makanan tambahan kepada anak-anak pada periode September–Oktober 2024. Namun, Edi menekankan bahwa langkah itu belum cukup untuk menyelesaikan akar persoalan. Maka, muncullah ide untuk menghadirkan tenaga medis spesialis langsung ke desa-desa.

    “Kalau stunting, misalnya, harus ditangani dokter spesialis anak. Kalau kehamilan tinggi, yang menangani juga harus dokter spesialis kandungan. Karena itu, kami menggagas program kunjungan dokter spesialis ke desa,” jelas Edi.

    Program ini juga merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak dasar warga negara di bidang kesehatan, yang menurut Edi berkaitan erat dengan aspek kemanusiaan (humanisme). Namun demikian, ia tidak menutup mata bahwa pelayanan kesehatan di Kukar belum sepenuhnya memuaskan semua pihak.

    Edi mencontohkan, meskipun RSUD Aji Muhammad Parikesit berhasil meraih penghargaan pelayanan terbaik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, keluhan masyarakat masih tetap muncul.

    “Masih ada saja pembicaraan di sana-sini yang bilang pelayanannya buruk. Ini tantangan bagi kita semua,” katanya.

    Ia juga mengingatkan bahwa di era keterbukaan saat ini, pelayanan publik—termasuk kesehatan—berpotensi besar menjadi sasaran laporan ke Ombudsman atau bahkan ke ranah hukum jika menyimpang dari aturan.

    Sebagai solusi atas permasalahan itu, Edi mendorong seluruh jajaran pelayanan kesehatan di Kukar untuk mengimplementasikan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten. SOP merupakan acuan internal, sementara standar pelayanan merupakan panduan eksternal untuk menjawab harapan masyarakat.

    “Kita harus pastikan bahwa semua layanan, termasuk polindes, berjalan dengan SOP dan standar pelayanan yang jelas,” tegasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Edi juga mengapresiasi langkah Kepala Desa Loa Lepu yang telah mendirikan gedung polindes yang representatif. Namun, ia mengingatkan bahwa bangunan fisik harus diimbangi dengan mutu layanan yang memadai.

    “Gedungnya sudah bagus. Sekarang tugas Dinas Kesehatan untuk memastikan layanan di dalamnya juga standar. Saya minta Plt Kadinkes menindaklanjuti ini,” pintanya.

    Edi berharap Polindes Loa Lepu bisa menjadi role model pelayanan kesehatan desa yang profesional dan terstandar, sesuai ketetapan dari Kementerian Kesehatan.

    “Saya selalu menekankan pentingnya standar dalam pelayanan kesehatan. Ini bukan hanya program, tapi kewajiban. Kesehatan adalah urusan wajib pemerintah,” pungkasnya.

    Dengan program inovatif ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas hingga ke pelosok desa. Kunjungan dokter spesialis diharapkan menjadi awal baru menuju Kukar yang lebih sehat dan sejahtera. (Adv)

    Dinkes Kukar Edi Damansyah Kesehatan Pemkab Kukar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Dinsos Samarinda Pastikan Layanan BPJS Tetap Berjalan Meski Ada Penyesuaian Data Peserta

    Maret 9, 2026

    Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Menguat, Cabang Samarinda Tunggu Arahan Pusat

    Februari 26, 2026

    BPJS Kesehatan dan Pemkot Samarinda Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Meski Anggaran Diperketat

    Februari 26, 2026

    Layanan Rujukan di Rumah Sakit Paling Banyak Serap Anggaran Kesehatan

    Februari 24, 2026

    Pemkot Samarinda Bahas Addendum PBPU, Antisipasi 10 Ribu Peserta Nonaktif BPJS

    Februari 24, 2026

    Nyeri Dada Kerap Disalahartikan, Dokter Tegaskan Perbedaan GERD dan Serangan Jantung

    Februari 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Andika SaputraMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti belum terbitnya rekomendasi penunjukan Penjabat (Pj)…

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.