Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemprov Kaltim Lelang Aset Tidak Terpakai, Tambah Kas Daerah Rp475 Juta

    Juni 19, 2026

    Pangkas Waktu Tempuh, Jalur Udara Samarinda–Melak Diharapkan Jadi Magnet Investor Kubar

    Juni 19, 2026

    Rute Penerbangan Samarinda-Melak Kembali Dibuka, Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Kubar

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Pemerintah Pusat Dinilai Abaikan Proyek Bendung Gerak Sungai Talake
    DPRD Kaltim

    Pemerintah Pusat Dinilai Abaikan Proyek Bendung Gerak Sungai Talake

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 23, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Kaltim Bagus Susetyo
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menekankan urgensi pemerintah pusat dalam merealisasikan pembangunan bendung gerak Sungai Talake, sebuah proyek strategis nasional.

    Anggota Komisi III DPRD Kaltim Bagus Susetyo menyoroti pentingnya proyek ini untuk mendukung kedaulatan pangan di Kaltim, terutama di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser.

    Bagus Susetyo menegaskan bahwa pembangunan bendung gerak Sungai Talake akan memperluas lahan sawah di Kecamatan Babulu, yang selama ini bergantung pada sistem tadah hujan.

    “Dengan adanya bendung gerak Sungai Talake, luas lahan sawah bisa diperluas hingga 4.000 hektare, sehingga produksi gabah bisa meningkat,” ungkap Bagus,” ujarnya beberapa waktu lalu.

    Ia mengajukan permintaan kepada pemerintah pusat untuk segera melaksanakan pembangunan tersebut, mengingat dampak positifnya yang signifikan.

    “Kami meminta pemerintah pusat untuk segera merealisasikan pembangunan bendung gerak Sungai Talake, karena ini merupakan kebutuhan mendesak bagi petani di Kecamatan Babulu,” tuturnya.

    Selain memberikan manfaat bagi sektor pertanian, pembangunan bendung gerak Sungai Talake juga diusulkan dapat membantu mengatasi banjir, mengendalikan sedimentasi, meningkatkan kualitas air sungai dan bahkan membangkitkan listrik tenaga air.

    Bagus menyarankan agar proyek ini dapat dijalankan oleh Provinsi Kaltim dengan anggaran sekitar Rp2 triliun.

    “Bendung gerak Sungai Talake juga bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 1,5 megawatt, sehingga dapat membantu ketersediaan listrik di daerah tersebut,” jelasnya.

    Bagus Susetyo mengekspresikan kekecewaannya terhadap keputusan pemerintah pusat yang mengalihkan anggaran dari pembangunan fisik bendung gerak Sungai Talake ke proyek pengambil air di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU.

    Proyek tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Kami kecewa dengan keputusan pemerintah pusat yang mengabaikan kepentingan masyarakat Kaltim, khususnya petani di Kecamatan Babulu dan sekitarnya. Kami tidak ingin bendung gerak Sungai Talake hanya menjadi wacana tanpa realisasi. Kami akan terus memperjuangkan hak kami untuk mendapatkan bendung gerak Sungai Talake,” tegas Bagus Susetyo.

    Bagus Susetyo DPRD Kaltim pembangunan bendung gerak Sungai Talake
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Belajar dari Polemik Guru, DPRD Dorong Penguatan Beasiswa Ikatan Dinas Medis Kaltim

    Juni 18, 2026

    Untuk Dapat Layanan Medis Lanjutan, Masyarakat Pedalaman Harus Ke Samarinda dan Balikpapan

    Juni 18, 2026

    Distribusi Guru Tak Merata, Sekolah di Kaltim Terpaksa Berbagi Tenaga Pengajar

    Juni 17, 2026

    SMK di PPU Masih Bergelut dengan Drainase dan Jalan Becek, Aktivitas Belajar Sering Terganggu

    Juni 16, 2026

    Kekosongan Jabatan Definitif di Disdikbud Kaltim Dinilai Jadi Pangkal Kisruh Surat Tugas Guru

    Juni 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemprov Kaltim Lelang Aset Tidak Terpakai, Tambah Kas Daerah Rp475 Juta

    R’syaJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Melalui mekanisme lelang yang dilaksanakan secara daring, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)…

    Pangkas Waktu Tempuh, Jalur Udara Samarinda–Melak Diharapkan Jadi Magnet Investor Kubar

    Juni 19, 2026

    Rute Penerbangan Samarinda-Melak Kembali Dibuka, Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Kubar

    Juni 19, 2026

    Daya Beli Lesu, Realisasi PAD Kaltim Tersendat dan Jauh dari Target di Pertengahan Tahun

    Juni 19, 2026

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    Juni 18, 2026
    1 2 3 … 3,154 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.