Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Hukum»OPM Akan Turun Aksi Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Sakit Haji Makasar
    Hukum

    OPM Akan Turun Aksi Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Sakit Haji Makasar

    MartinusBy MartinusAgustus 1, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    INSITEKALTIM MAKASSAR — Selebaran surat penyampaian adanya aksi yang masuk ke redaksi terkait pemberitahuan akan digelarnya unjuk rasa oleh Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) Makasar
    Mahasiswa yang tergabung dalam OPM ini menuntut agar kasus dugaan korupsi pembangunan gedung farmasi dan gedung poli RSUD Haji ditindak lanjuti oleh Kejati Sulsel dan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
    Rencananya, aksi akan diadakan, Kamis (2/8/18). Dengan titik aksi dimulai dari RSUD Haji, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dan Baperjakat Provinsi Sulawesi Selatan, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Komisi E yang membidangi selanjutnya di Kantor Kejati Sulsel Jl. Urip Sumoharjo.
    Aksi ini akan dipimpin Muhammad Asgar selaku Jendral Lapangan.
    Sebelumnya, OPM menganggap proyek pembangunan pekerjaan Gedung Farmasi dan Gedung Poli RSUD Haji Makassar dengan anggaran berkisar 13 M tahun anggaran 2017 diduga kuat sarat akan penyimpangan dan korupsi.
    Sekjen OPM Iswaldi Gelanggangan mengatakan, adanya dugaan Mark up anggaran, pekerjaan yang tidak sesuai sfesifikasi dan kelayakan.
    “Bahkan pada gedung poli ditemukan rembesan air yang meresap pada lantai diduga dari konstruksi pembangunan saluran air yang jauh dari kualitas,” ungkapnya.
    Lanjut lebih jauh Iswaldi, toilet pada gedung poli mulai dari lantai 1, 2 dan 3 diduga mengalami kerusakan pembangunan air bahkan diduga kuat ada mufakat jahat antar Direktur RSUD Haji, PPTK dan Kontraktor serta pihak-pihak terkait sehingga jelas ini adalah tindakan melawan hukum.
    “Berdasarkan temuan diatas maka OPM menyerukan agar pihak Kejati Sulsel melakukan penyelidikan dan kami berencana akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran pada hari kamis untuk mendesak pihak Kejati menuntaskan kasus tersebut,” tegas Iswaldi.
    Sementara itu, Ketua Umum OPM, Agung Purba Latowu yang dikonfirmasi mengatakan, aksi ini dilakukan untuk mendesak Kejati Sulsel segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada Direktur RSUD Haji, drg. Haris terkait dugaan korupsi dalam proyek yang dimaksud.
    “Aksi ini kami lakukan semata-mata agar penegak supremasi hukum untuk mengusut kasus yang diduga menghabiskan uang negara puluhan milyar. Kasus inikan sudah pernah dilaporkan oleh LSM, loh kenapa mandek tidak ada tindak lanjut,” ujar Agung. Rabu, (1/8/18).
    Agung juga meminta Gubernur Sulsel dan DPRD Provinsi Sulsel segera mengambil sikap dan mendukung gerakan mahasiswa untuk membuka kasus ini agar terang benderang dan jika ada kerugian negara maka ada penetapan tersangkanya.
    Wartawan Nur Alim

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.