Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Nursalam Kritik Maraknya Parkir Nakal di Bontang
    DPRD Bontang

    Nursalam Kritik Maraknya Parkir Nakal di Bontang

    AdminBy AdminFebruari 2, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bontang mengkritik maraknya parkir nakal di Kota Bontang.

    Dikatakan Anggota Komisi II Nursalam bahwa pihaknya masih mendapati petugas parkir yang menarik tarif sebesar Rp3000 Sedangkan tertera dalam peraturan, tarif parkir untuk kendaraan roda 2 adalah Rp1000 dan untuk roda 4 ialah Rp2000.

    “Ini bukan soal uang, tapi ini tentang perilaku jujur. Kalau di lapangan saja sudah tidak jujur kepada orang yang parkir, bagaimana dia mau nyetornya jujur. Bisa jadi akan lebih banyak dia kantongi daripada dia setor,” kata Nursalam dalam Rapat Kerja Komisi II, Senin (1/2/2021).

    Tidak hanya itu Nursalam meminta kepada pihak terkait baik itu Dinas Perhubungan maupun Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Bontang untuk memanggil setiap petugas parkir dan menegaskan terkait pungutan parkir harus sesuai aturan.

    Karena retribusi parkir merupakan salah satu item yang dapat mendongkrak peningkatan penghasilan asli daerah.

    “Karena itu saya tidak mau, minggu depan ada lagi tukang parkir yang pungut tarif sebesar Rp3.000. Kalau masih ada berarti bapak-bapak sekalian tidak panggil itu tukang parkir,” jelasnya.

    Menurut data yang tersedia pada tahun 2020 retribusi parkir yang dihasilkan oleh Dishub Bontang tidak mencapai target. Pasalnya retribusi parkir yang dikelola Dishub diproyeksikan sebesar Rp 70 juta namun yang terealisasi hanya Rp56,7 juta.

    “Hal ini sama seperti Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, retribusi parkiran juga tidak mencapai target. Tahun 2020 retribusi parkiran ditargetkan Rp650 juta. Namun yang terealisasi hanya Rp 494 juta,” tandas Nursalam.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.