Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Oktober 16, 2026

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    Oktober 16, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Mengenal Lebih Dekat Gayun yang Penyabar Penuh Prestasi
    Diskominfo Bontang

    Mengenal Lebih Dekat Gayun yang Penyabar Penuh Prestasi

    AdminBy AdminNovember 2, 202003 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sri Wahyuni Guru IPA di SMPN 8 Bontang.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Mohammad Editor: Redakasi

    Insitekaltim,Bontang – Perempuan penyabar ini lahir di pulau Jawa tepatnya di kabupaten Magetan, Jawa Timur pada 6 Februari 1985. Sehari-hari dia berprofesi sebagai Guru IPA di SMPN 8 Bontang. Dia adalah Sri Wahyuni atau biasanya dipanggil Gayun.

    Istri dari Sudarmadi ini, kini dikaruniai seorang putra bernama Wisnu Aditya Nugraha Anak dan seorang putri bernama Elok Pambayung Istiqomah.

    Gayun tinggal bersama keluarga kecilnya di jalan A Yani Gang Rawa Indah, Bontang Utara.

    Gayun kecil mengenyam pendidikan di SDN Duwet II dinyatakan lulus pada tahun 1997. Kemudian melanjutkan ke jenjang sekolah menengah di SLTPN 1 Kawedanan, lulus 2000. Dan menamatkan sekolah atasnya pada 2003 di SMU PGRI 1 Maospati Magetan Jawa Timur.

    Semenjak kuliah Gayun memantapkan hati di IKIP PGRI Madiun, dan dinyatakan lulus pada tahun 2007.

    Gayun tercatat sebagai peraih Satya Lencana Karya 10 tahun dan menjadi Juara 2 Olimpiade Guru Nasional (OGN) Tingkat Kota Bontang 2015 serta menjadi Juara 3 OGN Tingkat Kota Bontang 2019.

    Dia dipercaya Disdikbud Bontang sebagai Tim Penyusun Lembar Kerja Siswa (LKS) pada semester I tahun 2020. Atas karyanya tersebut, Disdikbud Bontang memberikan penghargaan berupa piagam dan SK Tim Penyusun LKS untuk SMP di Kota Bontang.

    Selama penyusunan LKS, Gayun mengalami berbagai kendala seperti waktu yang terlalu mepet dan harus mendampingi anak didiknya dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ).

    “Bertepatan dengan kegiatan PJJ, dan kegiatan yang lain. Waktu yang singkat bersamaan dengan pembelajaran daring dan mendampingi anak-anak saat pembelajaran daring. Alhamdulillah bisa menyelesaikan tugas,” ungkapnya kepada insitekaltim.com Sabtu (31/10/2020).

    Gayun berpesan kepada semua pelajar agar selalu mematuhi protokol kesehatan selama pandemi covid-19 ini. Dan disiplin menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjajaga jarak).

    “Mematuhi aturan protokol kesehatan dan selalu bersemangat dalam dalam belajar selama Covid-19 ini. Kita berdoa semoga pandemi ini segera berakhir,” tambahnya.

    Gayun berharap semoga siswa punya kesadaran diri untuk belajar meskipun tidak ada yang mengawasi secara langsung. Siswa punya niat untuk belajar serius meskipun belajar dari rumah, punya mindset bahwa belajar tidak harus ada guru, tidak harus di sekolah. Siapapun dan dimanapun mereka bisa belajar.

    Selama proses PJJ ia menemukan banyak kendala. Menurutnya, beberapa siswa harus membantu pekerjaan orang tuanya dan ada yang tidak memiliki HP.

    “Ada juga keluarga yang memiliki anak lebih dari dua dan hanya memiliki satu HP untuk digunakan bergantian. Ada siswa yang memiliki HP satu dan dipakai bergantian dengan adik dan kakaknya, ada yang HPnya dibawa kerja orang tuanya. Sehingga tugas-tugas yang diberikan tidak dikerjakan,” tambahnya.

    Kadisdikbud Bontang Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Ratu ArifanzaOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra menyoroti persoalan administrasi pembebasan…

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    Oktober 16, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,389 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.