Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Libur Lebaran Usai, Pejuang Rupiah Bersiap Kembali ke Rutinitas
    Samarinda

    Libur Lebaran Usai, Pejuang Rupiah Bersiap Kembali ke Rutinitas

    LarasBy LarasApril 14, 2024Updated:April 14, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi mudik (.ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Libur Lebaran hampir usai. Para pemudik kini berbondong-bondong menuju daerah perantauan untuk kembali beraktivitas baik bekerja, sekolah dan sebagainya.

    Salah satunya yang ramai dibahas di media sosial yakni kembalinya sang pejuang rupiah untuk mencari nafkah.

    Para pekerja dari berbagai sektor dan usia tersebut saat ini harus meninggalkan momentum libur panjang Lebaran.

    Kembali dihadapkan atas kewajiban dan tanggung jawabnya, para pejuang rupiah akan mengingat saat-saat bertemu dengan keluarga, orang tua dan sahabatnya di kampung halaman.

    Teks: Tenaga kesehatan

    Shintia, seorang bidan dari rumah sakit di Jawa Barat (Jabar) harus kembali ke daerah tugasnya dan meninggalkan keluarganya yang berada di Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim).

    Hanya dua kali dalam setahun ia bisa berkumpul bersama keluarga tercinta. Ketika libur nasional menjelang Hari Raya Idulfitri dan libur nasional Natal dan Tahun Baru.

    Sempat mampir ke Kota Samarinda melepas rindu bersama teman-teman seperjuangan semasa kuliah, Shintia mengungkapkan jika perantauannya tidak lagi sesedih awal pertama ia melancong ke Samarinda untuk kuliah.

    Kini, walau harus berpisah dengan keluarga dan teman-temannya, Shintia mengaku bersyukur dan senang bisa diberi umur untuk bertemu di momentum silaturahmi ini.

    “Dulu awal saja sedih pas kuliah. Sekarang ada sedih dikit tapi sudah terbiasa, namanya juga pejuang rupiah,” terang Shintia sambil tertawa, Minggu (14/4/2024) .

    Hal senada juga dirasakan Shela yang juga berprofesi sebagai bidan di sebuah proyek tol di Balikpapan. Ini menjadi kali keduanya mudik setelah hampir satu tahun delapan bulan ia merantau dari Samarinda-Balikpapan untuk bekerja.

    Selain ingin mencari pengalaman baru di bidang medis, ia ingin merasakan kondisi sebagai seorang perantau.

    Berlalu dengan cepat, Shela akan kembali ke lokasi kerjanya dan segera meninggalkan keluarganya kembali.

    Cukup dekat dengan keluarganya, ia menyampaikan ada sedikit kesulitan untuk berpisah sewaktu bekerja. Memiliki adik-adik yang masih merindukan, membuat Shela harus menahan kesedihannya.

    “Apalagi yang kecil (adik) sampai dibujuk-bujuk dulu, diiming-imingi ini itu supaya mau pisah. Sedih tapi mau bagaimana lagi harus mencari nafkah,” ujarnya.
    Masih banyak lagi kisah para pejuang rupiah harus meninggalkan suasana hangat dan indahnya Lebaran.

    Namun melanjutkan hidup merupakan hal penting yang harus dilakukan. Tak perlu sedih, di tahun berikutnya semoga dapat berkumpul kembali di hari yang fitri di kampung halaman. Selamat kembali bekerja.

    Jabar Kaltim Lebaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Islamic Center Samarinda Siapkan 1.500 Kupon Daging Kurban untuk Masyarakat

    Mei 27, 2026

    LAN Dorong Kebijakan Publik Lebih Tajam dan Berdampak Lewat Penyusunan Policy Paper

    Mei 26, 2026

    7 Komisioner KPID Kaltim Resmi Dilantik, Pengawasan Media Digital Jadi Tantangan Baru

    Mei 26, 2026

    Sempat Ditawar Pengusaha, Bejo Asal Samarinda Ini Akhirnya Dipilih Jadi Kurban Presiden

    Mei 24, 2026

    Samarinda Masih Dikepung Genangan, DPRD Singgung Sedimentasi dan Anak Sungai yang Menyempit

    Mei 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    SittiMei 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum syukur dan…

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026

    Mengapa Bekas Luka Bisa Menonjol dan Tak Hilang? Ini Penjelasan Medis tentang Keloid

    Mei 30, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,111 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.