Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Libur Lebaran Usai, Pejuang Rupiah Bersiap Kembali ke Rutinitas
    Samarinda

    Libur Lebaran Usai, Pejuang Rupiah Bersiap Kembali ke Rutinitas

    LarasBy LarasApril 14, 2024Updated:April 14, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi mudik (.ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Libur Lebaran hampir usai. Para pemudik kini berbondong-bondong menuju daerah perantauan untuk kembali beraktivitas baik bekerja, sekolah dan sebagainya.

    Salah satunya yang ramai dibahas di media sosial yakni kembalinya sang pejuang rupiah untuk mencari nafkah.

    Para pekerja dari berbagai sektor dan usia tersebut saat ini harus meninggalkan momentum libur panjang Lebaran.

    Kembali dihadapkan atas kewajiban dan tanggung jawabnya, para pejuang rupiah akan mengingat saat-saat bertemu dengan keluarga, orang tua dan sahabatnya di kampung halaman.

    Teks: Tenaga kesehatan

    Shintia, seorang bidan dari rumah sakit di Jawa Barat (Jabar) harus kembali ke daerah tugasnya dan meninggalkan keluarganya yang berada di Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim).

    Hanya dua kali dalam setahun ia bisa berkumpul bersama keluarga tercinta. Ketika libur nasional menjelang Hari Raya Idulfitri dan libur nasional Natal dan Tahun Baru.

    Sempat mampir ke Kota Samarinda melepas rindu bersama teman-teman seperjuangan semasa kuliah, Shintia mengungkapkan jika perantauannya tidak lagi sesedih awal pertama ia melancong ke Samarinda untuk kuliah.

    Kini, walau harus berpisah dengan keluarga dan teman-temannya, Shintia mengaku bersyukur dan senang bisa diberi umur untuk bertemu di momentum silaturahmi ini.

    “Dulu awal saja sedih pas kuliah. Sekarang ada sedih dikit tapi sudah terbiasa, namanya juga pejuang rupiah,” terang Shintia sambil tertawa, Minggu (14/4/2024) .

    Hal senada juga dirasakan Shela yang juga berprofesi sebagai bidan di sebuah proyek tol di Balikpapan. Ini menjadi kali keduanya mudik setelah hampir satu tahun delapan bulan ia merantau dari Samarinda-Balikpapan untuk bekerja.

    Selain ingin mencari pengalaman baru di bidang medis, ia ingin merasakan kondisi sebagai seorang perantau.

    Berlalu dengan cepat, Shela akan kembali ke lokasi kerjanya dan segera meninggalkan keluarganya kembali.

    Cukup dekat dengan keluarganya, ia menyampaikan ada sedikit kesulitan untuk berpisah sewaktu bekerja. Memiliki adik-adik yang masih merindukan, membuat Shela harus menahan kesedihannya.

    “Apalagi yang kecil (adik) sampai dibujuk-bujuk dulu, diiming-imingi ini itu supaya mau pisah. Sedih tapi mau bagaimana lagi harus mencari nafkah,” ujarnya.
    Masih banyak lagi kisah para pejuang rupiah harus meninggalkan suasana hangat dan indahnya Lebaran.

    Namun melanjutkan hidup merupakan hal penting yang harus dilakukan. Tak perlu sedih, di tahun berikutnya semoga dapat berkumpul kembali di hari yang fitri di kampung halaman. Selamat kembali bekerja.

    Jabar Kaltim Lebaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026

    DBH Sawit Samarinda Menurun, Bapenda Soroti Ketergantungan pada Kebijakan Pusat

    April 14, 2026

    Kuota Haji Samarinda Naik Signifikan, Kesra Siapkan Pembinaan dan Pemberangkatan

    April 14, 2026

    Kesra Samarinda Gelar Donor Darah Rutin, Targetkan 70 Kantong

    April 14, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    Andika SaputraApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri mengapresiasi…

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,057 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.