Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kunjungan ke Utara Gubernur Mampir di Odah Singgah PPM Minerba, Ada Kopi Rp5 Juta Per Kg
    Diskominfo Kaltim

    Kunjungan ke Utara Gubernur Mampir di Odah Singgah PPM Minerba, Ada Kopi Rp5 Juta Per Kg

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 12, 2025Updated:Juli 12, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, melakukan kunjungan kerja ke Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu, pada Sabtu, 12 Juli 2025.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Marangkayu – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, melakukan kunjungan kerja ke Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu, pada Sabtu, 12 Juli 2025.

    Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau langsung perkembangan Odah Singgah PPM Minerba Bekenyawa, yang menjadi salah satu upaya pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal.

    Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif masyarakat Desa Perangat Baru, termasuk pemerintah desa dan pengelola Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), dalam membangun rest area strategis yang tidak hanya menjadi tempat persinggahan, tetapi juga wahana promosi kekayaan desa, khususnya kopi luwak.

    “Kami dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas langkah nyata dan luar biasa dari masyarakat Desa Perangat Baru. Ini bukan hanya tentang rest area, tapi juga tentang identitas dan kekuatan ekonomi desa,” ujar Rudy.

    Gubernur menyoroti potensi kopi luwak khas desa yang memiliki aroma luar biasa, meskipun dirinya mengaku bukan pecinta kopi. Ia bahkan menyebut bahwa harga kopi luwak di desa tersebut mencapai Rp5 juta per kilogram, menandakan kualitas dan eksklusivitas produk tersebut.

    “Bukan penikmat, tapi dari harumnya saja sudah luar biasa. Orang kadang bosan dengan yang murah. Ada rupa, ada harga. Yang penting kualitasnya dijaga,” ucap Rudy sambil tertawa.

    Ia juga meminta agar pengelola PPM bersama kepala desa segera menyelesaikan pembangunan rest area secara maksimal. Ia berharap fasilitas seperti musala, toilet, dan area istirahat bisa ditata lebih indah dan ramah pengunjung, sehingga tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga daya tarik wisata baru.

    Menurut Rudy, keberadaan rest area seperti ini akan memancing lebih banyak arus kunjungan dari berbagai wilayah, termasuk mereka yang dalam perjalanan ke atau dari Bontang.

    “Kalau di sini ada daya tarik, pasti mereka akan mampir. Ini peluang besar bagi UMKM kita,” katanya.

    Ia menegaskan bahwa pertumbuhan UMKM harus menjadi perhatian bersama. Dengan kontribusi lebih dari 70 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah.

    “Kopi luwak dengan harga lima juta ini cocok untuk pasar menengah ke atas. Tapi juga tetap ada yang terjangkau, mulai Rp20 ribu sampai Rp200 ribu. Semua segmen bisa kita layani,” imbuhnya.

    Gubernur juga menyinggung pentingnya keterlibatan perusahaan-perusahaan tambang dan industri dalam mendukung program CSR dan PPM yang nyata, termasuk membantu pembangunan rest area.

    Ia menegaskan bahwa perusahaan wajib mengikuti regulasi yang ada dan menunjukkan kontribusi bagi masyarakat sekitar.

    “Jangan semua berharap APBD. Banyak perusahaan bisa dilibatkan. Tapi yang penting, manfaatnya harus nyata. Siapkan legalitas lahan, siapkan konsep yang matang, nanti akan kami kawal agar cepat terwujud,” tutup Rudy.

    Ia optimistis bahwa ke depan akan muncul lebih banyak rest area serupa di sepanjang pesisir Kalimantan Timur, termasuk di kawasan Pantai Panrita Lopi. Ini, menurutnya, adalah bagian dari kemajuan desa dan pemerataan pembangunan daerah.

    Turut hadir mendampingi, Ketua TP PKK Prov Kaltim Syarifah Suraidah, Ketua DPRD Prov Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni, Kepala Dinas PUPR Kaltim Fitra Firnanda, Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal, Kepala Disdikbud Kaltim Armin dan jajarannya.

    Peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke utara yakni Bontang, Kutai Timur dan Berau. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    H Rudy Masud PPM Minerba UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Mei 7, 2026

    Dinamika di Balik Rp288,5 Miliar, Gratispol Fokuskan Tepat Sasaran

    Mei 6, 2026

    Dari Samarinda untuk Indonesia, PKN II Angkatan X Targetkan Lahirkan Pemimpin Transformasional

    Mei 6, 2026

    Bukan Rp25 M untuk Satu Rumah, Ini Fakta di Balik Anggaran Rujab Kaltim yang Viral

    Mei 5, 2026

    Dari Kursi Pijat hingga Laundry, Pemprov Kaltim Buka Data Anggaran: Ini Penjelasan Lengkapnya

    Mei 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Ratu ArifanzaMei 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana renovasi Pasar Segiri masih belum menjadi prioritas dalam waktu dekat. Anggota…

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026

    Fokus Bisnis Dipertanyakan, DPRD Samarinda Desak Varia Niaga Tingkatkan Kontribusi PAD

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.