Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kritik Kurangnya Sarpras di Sekolah Samarinda, Abdul Rohim Desak Pemerataan
    DPRD Samarinda

    Kritik Kurangnya Sarpras di Sekolah Samarinda, Abdul Rohim Desak Pemerataan

    LarasBy LarasApril 29, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Samarinda Abdul Rohim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Sarana dan prasarana (sarpras) menjadi salah satu barang penting yang diperlukan untuk menunjang sistem belajar mengajar di sekolah.

    Anggota Komisi II DPRD Samarinda Abdul Rohim mengungkapkan seusai melakukan pemantauan atas data yang disebut terkait pemenuhan sarpras di lapangan, baru ditemui sekitar 50 persen dari total seluruh sekolah yang merasakan bantuan sarpras.

    Rohim menekankan pentingnya standarisasi sarpras untuk memperkaya pengalaman belajar siswa, baik dalam hal keterampilan maupun pengetahuan.

    Ia menunjuk kondisi sarana sanitasi sebagai contoh spesifik yang memprihatinkan, dimana banyak toilet sekolah tidak layak pakai.

    Kekecewaan Rohim bukan hanya pada kondisi fisik fasilitas, tetapi juga pada pelaksanaan program bantuan sarpras yang dijanjikan oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun yang bertujuan untuk mendukung program pendidikan wajib belajar 12 tahun.

    Abdul Rohim mendesak pemerintah kota di bawah kepemimpinan Andi Harun, untuk memastikan pemerataan bantuan ke semua sekolah.

    “Data menunjukkan banyak sekolah yang belum memenuhi standar yang ada. Ini harus segera ditangani,” ujar Rohim dalam kegiatan hearing bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Jumat (26/4/2024).

    “Pendidikan adalah prioritas utama. Setiap sekolah di Samarinda harus merasakan manfaat dari program bantuan sarpras ini, bukan hanya beberapa,” tegasnya.

    Politikus dari PKS ini juga menyadari bahwa Andi Harun memiliki banyak program pembangunan yang merangkum berbagai sektor, termasuk peningkatan sarpras di pasar tradisional. Namun, ia menegaskan bahwa sektor pendidikan harus menjadi fokus utama.

    Rohim berharap ke depannya akan ada lebih banyak transparansi dan keadilan dalam distribusi sarana dan prasarana di sekolah-sekolah Samarinda agar setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

    “Ini tentang masa depan anak-anak kita. Mereka yang belajar di sekolah-sekolah ini adalah generasi penerus bangsa. Dan kita bertanggung jawab untuk memberi mereka yang terbaik,” pungkasnya.

    Abdul Rohim PKS Satpras
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Soal Kerusakan Fasilitas Teras Samarinda, Dewan Minta PUPR Segera Lakukan Pembenahan

    Agustus 10, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.