Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Ramai Disebut Kandidat Ketua KONI, Syahariah Mas’ud Tegas Bantah: Itu Hoaks

    Mei 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik KPU Samarinda»KPU Samarinda Evaluasi Dampak Rendahnya Partisipasi Pilkada 2024
    Politik KPU Samarinda

    KPU Samarinda Evaluasi Dampak Rendahnya Partisipasi Pilkada 2024

    LarasBy LarasJanuari 21, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Samarinda 2024 menjadi yang terendah di Kalimantan Timur (Kaltim) hanya mencapai 58,8 persen.

    Teks: Evaluasi Badan Adhoc oleh KPU Samarinda

    Kondisi ini mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda untuk mengevaluasi kinerja badan adhoc, sebagai bagian dari upaya memperbaiki penyelenggaraan pemilu mendatang.

    Evaluasi tersebut dilakukan dalam forum resmi di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa, 21 Januari 2025.

    Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat menyebut bahwa salah satu faktor utama rendahnya partisipasi adalah keberadaan calon tunggal pada Pilkada 2024.

    “Calon tunggal menjadi salah satu alasan partisipasi rendah. Basis massa yang dimobilisasi sangat terbatas, sehingga tidak mampu mendorong antusiasme masyarakat,” ujar Firman.

    Firman menambahkan, dinamika politik yang biasanya menggerakkan massa justru melemah saat hanya ada satu pasangan calon (paslon).

    Dalam kondisi seperti ini, pilihan masyarakat terbatas antara mendukung calon tunggal atau memilih kotak kosong.

    “Ketiadaan persaingan figur dan minimnya kontribusi partai politik sebagai penggerak massa turut memperburuk situasi. Basis pendukung menjadi terbatas dan tidak cukup menarik bagi pemilih yang sebelumnya pasif,” ungkap Firman.

    Kondisi tersebut diperparah dengan rendahnya tingkat kehadiran masyarakat ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

    Beberapa warga memilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya, meski KPU telah melakukan berbagai sosialisasi.

    Meski demikian, KPU Samarinda mengklaim telah berupaya maksimal untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai media, termasuk komunikasi langsung dengan masyarakat. Namun, hasilnya belum sesuai harapan.

    “Kami sudah menggunakan semua saluran, termasuk media lokal dan pendekatan langsung ke masyarakat. Namun, hasilnya menunjukkan perlunya strategi baru untuk menarik perhatian pemilih,” jelas Firman.

    Evaluasi ini menjadi refleksi penting bagi KPU Samarinda dalam menyusun strategi lebih baik untuk pesta demokrasi mendatang.

    Firman menekankan perlunya langkah kolaboratif antara penyelenggara, figur politik, dan partai untuk menghidupkan kembali semangat demokrasi di Samarinda.

    “Kami harus memastikan bahwa pemilu berikutnya lebih kompetitif dan melibatkan lebih banyak masyarakat. Ini adalah tantangan yang harus diatasi bersama,” tutupnya.

    Firman hidayat KPU Samarinda Pilkada Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    KPU Samarinda Diminta Tingkatkan Partisipasi Pemilih di Next Projects

    Januari 24, 2025

    DPRD Samarinda Agendakan Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Maret 2025

    Januari 15, 2025

    KPU Samarinda Optimalkan Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih di Pilkada

    Desember 18, 2024

    KPU Samarinda Fokus Evaluasi Rendahnya Partisipasi Pemilih

    Desember 11, 2024

    Angka Golput Pilkada 2024 Samarinda Capai 41,2%

    Desember 11, 2024

    Partisipasi Pemilih Samarinda pada Pilkada 2024 Alami Kenaikan Signifikan

    Desember 11, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Nur AjijahMei 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait usulan hak angket di DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), yang mengabarkan Partai Amanat…

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Ramai Disebut Kandidat Ketua KONI, Syahariah Mas’ud Tegas Bantah: Itu Hoaks

    Mei 14, 2026

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026
    1 2 3 … 3,093 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.