Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Koperasi Merah Putih Dikebut, Musdes Digelar hingga 31 Mei
    Diskominfo Kaltim

    Koperasi Merah Putih Dikebut, Musdes Digelar hingga 31 Mei

    SittiBy SittiMei 25, 2025Updated:Juni 3, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Timur memasuki tahap krusial. Pemerintah Provinsi Kaltim menetapkan batas akhir pelaksanaan musyawarah desa (musdes) dan kelurahan pada 31 Mei 2025, dengan progres yang kini masih menyisakan sekitar 66,9% dari total 1.038 desa dan kelurahan.

    Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan peluncuran dan dialog percepatan musyawarah khusus pembentukan koperasi, yang digelar di Lamin Etam, Komplek Kantor Gubernur Kaltim, pada Sabtu, 24 Mei 2025.

    Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji hadir langsung untuk memberikan paparan sekaligus motivasi kepada seluruh pemangku kepentingan.

    “Pembentukan Koperasi Merah Putih ini bukan hanya formalitas, tapi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa. Kita punya waktu seminggu untuk menyelesaikan musyawarah di 694 desa dan kelurahan lainnya,” ujarnya.

    Berdasarkan data per 23 Mei 2025, pelaksanaan sosialisasi telah menjangkau 93,4% wilayah, sedangkan realisasi musdes baru mencapai 344 lokasi atau sekitar 33,1%. Dari jumlah itu, 207 desa/kelurahan sedang dalam proses pengurusan akta notaris, dan lima koperasi telah resmi berbadan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM.

    Beberapa daerah seperti Samarinda dan Bontang menunjukkan progres paling signifikan. Samarinda telah menyelesaikan seluruh musdes di 59 kelurahan, 51 di antaranya sudah masuk proses notaris dan dua koperasi telah sah berbadan hukum. Bontang bahkan menyelesaikan 100% musdes untuk seluruh 15 kelurahannya dan semuanya telah memasuki proses notaris.

    Di sisi lain, daerah seperti Balikpapan, Paser, PPU, Kukar, dan Kutim masih mengejar ketertinggalan. Balikpapan, misalnya, telah melaksanakan musdes di 27 dari 34 kelurahan dan kini tengah dalam proses notaris, meski belum ada koperasi yang memperoleh status hukum resmi.

    “Musyawarah ini akan terus dikebut hingga akhir bulan. Setelah itu, kami fokus pada proses legalisasi koperasi. Target kita, seluruh badan hukum koperasi selesai pada 30 Juni 2025,” terang Seno Aji.

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan peluncuran koperasi Merah Putih secara nasional pada 12 Juli 2025, dan berlanjut ke tahap digitalisasi koperasi pada 28 Oktober 2025.

    Untuk mendukung pencapaian target ini, pemerintah daerah kabupaten/kota diminta menyusun dan melaksanakan skema tambahan musdes. Paser dan Mahakam Ulu, misalnya, masing-masing akan menggelar musdes tambahan di 72 dan 37 desa. Begitu pula dengan Kukar dan Kutim yang mencatat jumlah desa terbanyak dalam daftar sisa target musdes.

    Komitmen pemerintah daerah juga terlihat melalui alokasi anggaran khusus, pelibatan camat untuk koordinasi musdes, serta penyediaan notaris guna memproses nama koperasi.

    “Pendampingan dari Pemprov terus digalakkan, termasuk memfasilitasi tenaga notaris. Kami ingin memastikan tidak ada yang terhambat hanya karena kendala administratif,” tambah Seno.

    Namun, percepatan ini tidak lepas dari tantangan. Infrastruktur yang terbatas di daerah terpencil membuat proses sosialisasi dan musdes terhambat. Beberapa wilayah bahkan sulit dijangkau kendaraan, dan minimnya akses komunikasi menjadi kendala lain.

    “Tenaga pendamping di lapangan masih terbatas, sementara cakupan wilayah kita sangat luas. Ini menyulitkan koordinasi serentak dan cepat,” ucapnya.

    Selain itu, beberapa kabupaten juga harus menunda pelaksanaan musdes karena penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada tanggal 24 Mei 2025, yang mengalihkan fokus sumber daya dan atensi pemerintah daerah.

    Meski demikian, pemerintah tetap optimis. Sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan agenda besar ini.

    “Dengan semangat gotong royong, saya percaya target 100% musdes sebelum akhir Mei bisa kita capai. Ini adalah investasi untuk masa depan ekonomi desa,” pungkas Seno Aji. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Koperasi Desa Merah Putih musdes Seno Aji Wakil Gubernur Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kontingen Pramuka Kaltim Naik Kapal ke Jamnas XII, Seno Aji: Efisiensi Sekaligus Bangun Kebersamaan

    Agustus 6, 2026

    NasDem Kaltim Pasang Target Perkuat Basis Politik, Celni Pita Sari Nahkodai DPW 2026–2031

    Juli 31, 2026

    40 Pelajar Terbaik Kaltim Digembleng 23 Hari, Siap Emban Tugas Paskibraka HUT RI ke-81

    Juli 28, 2026

    Wagub Kaltim Imbau Santri Buka Suara Jika Ada Pimpinan Ponpes Menyimpang Segera Laporkan

    Juli 28, 2026

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    Juli 25, 2026

    Guru Kaltim Bisa Kuliah S2-S3 Tanpa Bayar UKT, Pemprov Prioritaskan Tenaga Pendidik

    Juli 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.