Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Komunitas Kucing Kota Samarinda Melaporkan Dugaan Penyiksaan Terhadap Hewan Peliharaan
    Daerah

    Komunitas Kucing Kota Samarinda Melaporkan Dugaan Penyiksaan Terhadap Hewan Peliharaan

    MartinusBy MartinusJuni 13, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda- Komonitas Garda Kucing Kota Samarinda bersama komunitas hewan seluruh indonesia melaporkan AD,(nama samaran) ke Polresta Samarinda terkait dugaan penyiksaan terhadap hewan (kucing) peliharaan
    Sebagaimana ditegaskan Bimbim dari Cat Lovers In The World  kepada awak media, Kamis (13/6/2019) di Gedung DPRD Kota Samarinda, meyebutkan bahwa dirinya bersama komunitas kucing Garda Kota Samarinda, kemarin (12/6/2019) secara resmi melaporkan kasus dugaan penganiyaan terhadap hewan peliharaan dan hewan yang di lindungi

    “Tindak kekerasan terhadap hewan tentunya sikap yang tidak manusiawi, mendengar dari kawan kawan komonitas yang ada di Samarinda bahwa terjadi penyiksaan terhadap hewan maka kami langsung ke Samarinda untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Samarinda,”kata Bimbim
    Lebih lanjut kata Bimbim, bahwa kekerasaan terhadap hewan ini tidak dibenarkan apalagi hewan yang dilindungi dan tidak serta merta warga atau masyarakat bisa memiliki hewan yang dilindungi tapi kenyataannya dikabarkan AD memiliki hewan dirumahnya yang merupakan hewan dilindungi

    “Apalagi kami dengar hewan atau kucing tersebut ada yang mati karena di aniaya,bahkan ada hewan hidup-hidup dimasukkan ke Freezer dan ini sudah keterlaluan dan diharapkan kepada polisi maupun dinas terkait yang berhubungan dengan hewan bisa mengambil tindakan,”pintanya
    Doni Herdaru dari Dog Lovers , mengatakan bahwa dirinya membenarkan telah melaporkan ke Polresta Samarinda, 12 Juni kemarin. Penganiyaan terhadap hewan peliharaan itu secara kemanusian itu tidak dibenarkan sedangkan kita ketahui hewan yang mau di sembeli aja harus menggunakan pisau yang tajam dengan maksud agar tidak merasa sakit,apalagi kita menyiksa hewan dan ini tidak bisa kita biarkan begitu saja harus ada tindakan
    “Prilaku seperti ini jangan sampai terjadi di Indonsia khususnya di Samarinda Kalimnatan Timur, karena ini akan menjadi ancaman pada generasi mendatang, karena kenapa saya katakan demikian,”karakter yang ada akan muncul kepada anak anak kita sehingga nantinya si anak akan melakukan kekerasaan dan ini bagian tindak kekerasan pada hewan dan jangan sampai terjadi terhadap anak anak kita melakukan kekerasaan karena faktor lingkungan dan diharapkan kepada polisi agar pelaku mendapat hukuman atas perbuatannya,”pesan Doni

    Sementara,Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif, saat menerima komunitas hewan di ruangannya mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung agar penyiksaan terhadap hewan jangan sampai terulang dan ini harus ada penanganan agar kedepannya tidak terjadi lagi,”pesan Alphad (*)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    AminahOktober 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda diminta membenahi drainase dan memastikan seluruh sistem pengendalian banjir…

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    1 2 3 … 3,380 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.