Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim

    September 24, 2026

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Komisi III DPRD Bontang,Soroti Dua Perusahaan Besar, Ini Kata Amir Tosina
    DPRD Bontang

    Komisi III DPRD Bontang,Soroti Dua Perusahaan Besar, Ini Kata Amir Tosina

    MartinusBy MartinusOktober 25, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter.: Romi Ali Darmawan-Editor : Redaksi
    Insitekaltim,Bontang – Komisi III DPRD Bontang menggelar rapat bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rabu (23/10/2019), di Sekertariat DPRD Kota Bontang.
    Dalam rapat, terdapat beberapa point yang menjadi sorotan dari anggota dewan.
    Dua perusahaan besar yang ada di bontang, dinilai memiliki potensi rawan bencana yang cukup besar.
    Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina mengatakan, perusahaan besar tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus dari BPBD.
    “Kami mengapresiasi program yang disampaikan, hanya saja saat pembahasan bencana di Bontang, OPD ini tidak berpikir bahwa bencana yang paling mengancam ada di dua perusaahan pabrik itu, LNG Badak dan Pupuk Kaltim,” ujarnya.
    Dinilainya dua perusahaan tersebut, lantaran peristiwa dahulu yang pernah terjadi. yaitu, pecahnya Eksenjer yang menimbulkan banyak korban.

    Tragedi itu terjadi pada 1984, bagaimana kalau yang pecah adalah tangki atau pabriknya. Apa tidak ngeri?” tuturnya.

    Selain itu,Amir juga menyoroti bandara LNG Badak, yang hanya berjarak kurang lebih 150 hingga 200 meter dari pabrik. Hal itu dinilai sangat berbahaya dan perlu menjadi perhatian.
    “Sosialisasi sudah pernah kami lakukan, kalau tidak salah pada tahun 2006 atau 2008 bersama Dishub dan LNG Badak. Tapi sampai sekarang belum ada progres,” bebernya.
    Amir berharap, kedua perusahaan itu menjadi hal yang prioritas untuk mencegah kejadian yang merugikan masyarakat Bontang.
    Adapun program yang menjadi pembahasan adalah, peta potensi rawan bencana di setiap kelurahan, bagaimana eksekusi bencana saat BPBD bekerjasama dengan OPD, dan inovasi bangunan “Stasiun Public Service Centre dan Bak Penampungan Air” untuk mengantisipasi apabila ada kebakaran di setiap kelurahan

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Gerindra Buka Semua Pintu Koalisi, Duet dengan PDIP Belum Jadi Kesepakatan

    September 22, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim

    IraSeptember 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada produksi padi di Kalimantan Timur (Kaltim).…

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026

    Sodetan KM 2 Loa Janan Ulu Terancam Timbulkan Masalah Baru, Sungai Penerima Belum Ditangani

    September 23, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026
    1 2 3 … 3,360 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.