Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Juni 24, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Ketua Komisi II Kecewa Jika Kilang Dipindahkan Dari Bontang
    Advertorial

    Ketua Komisi II Kecewa Jika Kilang Dipindahkan Dari Bontang

    AdminBy AdminJuni 9, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Yulia – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Ketua Komisi ll DPRD Kota Bontang, H Rustam, yang juga sebagai tim percepatan pembangunan kilang Kota Bontang, merasa kecewa terkait isu pembatalan kilang di Bontang, hal tersebut disampaikan usai rapat pembahasan Perda di Sekretariat DPRD Bontang, Senin (8/6/2020).

    Rustam mengatakan dirinya mendapat informasi penundaan pembangunan kilang di Kota Bontang, karena diputusnya rekan mitra bisnisnya Overseas Oil and Gas LLC (OOG) dengan PT. Pertamina (Persero), selain disebabkan karena perusahaan ingin melihat supply and demand, hingga pertamina memilih menunda proyek kilang Bontang.

    “Mungkin saja investor merasa terlalu lambat atau terkena dampak Covid-19 sehingga batal masuk,” menurut Rustam

    Sebelumnya, Rustam dan PTSP telah membuat tim percepatan pembangunan, untuk berkoordinasi dengan pemerintah menindaklanjuti hal tersebut.

    “Kami sangat kecewa kalau sampai kilang ini dipindahkan, karena sudah setengah mati, dalam 3 tahun terakhir memperjuangkan. Salah satu yang paling berat adalah merevisi Perda terkait masalah zonasi RT RW. Dan alhamdulillah beberapa bulan kemarin sebelum Covid-19, kita sudah diparipurnakan,”tutur Rustam.

    Menurutnya, saat ini tidak ada lagi kendala untuk melakukan pembangunan kilang di Bontang, lantaran Perda dan lahan sudah siap. Dulu permasalahannya hanya regulasi zonasi sementara Perda sudah selesai tiba-tiba tidak jadi, ini juga yang saya tidak tahu, Apalagi menjelang Pilkada bisa persepsinya berbeda.

    Dirinya mengaku hingga saat ini tim percepatan kilang belum mendapat surat resmi dari Kementerian akan pembatalan pembangunan kilang. Namun terkait dengan investor mengundurkan diri sudah mengetahuinya. Untuk itu kami berharap pada pemerintah harus berjuang mencari investor baru karena proyek tersebut merupakan proyek kebutuhan presiden dan masyarakat Bontang

    “Regulasi sudah ada lahan sudah ada tinggal investor aja, yang jelas kita semua harus berusaha,”tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Perebutan Kursi Ketua Dimulai, Golkar Bontang Buka Penjaringan Jelang Musda VIII

    Juni 24, 2026

    Citra PSI Melonjak Berkat Jokowi, Elektabilitas Masih Tertahan di Bawah 2 Persen

    Juni 24, 2026

    DPRD Semprot Distapangtani Samarinda, Anggaran Jangan Habis untuk Birokrasi

    Juni 24, 2026

    Anggaran UKM Nol Rupiah, DPRD Sebut Dukungan Pemerintah Hanya Sebatas Ucapan

    Juni 24, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Nur AjijahJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait kasus dugaan kawat medis tertinggal di tubuh pasien usai menjalani tindakan…

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.