Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendidikan Tak Harus Formal, Mendikdasmen: SKB Balikpapan Tengah Contoh Baik

    Juni 5, 2026

    RSUD IA Moeis Tambah Kapasitas Ruang Isolasi TBC dan HIV dari 6 Menjadi 10 Tempat Tidur

    Juni 5, 2026

    Banjir Bertahun-tahun Ganggu Proses Belajar, SDN 012 Sungai Kunjang Diusulkan Dibangun Ulang

    Juni 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Kendalikan Banjir Sempaja, PUPR Samarinda Fokus Bangun Rumah Pompa dan Sambungkan Drainase
    Pemkot Samarinda

    Kendalikan Banjir Sempaja, PUPR Samarinda Fokus Bangun Rumah Pompa dan Sambungkan Drainase

    RidhoBy RidhoMaret 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Darmadi saat dimintai keterangan seusai melakukan tinjaun di lokasi kolam retensi (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda Darmadi menyampaikan, pembangunan rumah pompa beserta instalasi pompa dan jaringan kelistrikan menjadi fokus utama penanganan banjir di kawasan Sempaja pada 2026.

    Hal ini disampaikan Darmadi seusai tinjauan bersama. Ia menjelaskan, kolam retensi yang telah dibangun saat ini belum dapat berfungsi secara optimal karena masih terdapat saluran drainase yang belum tersambung sepenuhnya, khususnya aliran dari Jalan Padat Karya menuju sistem utama pengendalian banjir.

    Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan air yang seharusnya masuk ke kolam retensi masih meluap ke sejumlah titik, termasuk kawasan Simpang 4 dan sekitarnya.

    “Apabila seluruh saluran telah terkoneksi, aliran air akan terbagi. Tidak lagi melimpas ke Simpang 4, tetapi langsung masuk ke sistem menuju Gang Ahim dan PM Nur,” ungkapnya, Rabu, 4 Maret 2026.

    Ia memaparkan, total panjang saluran di kawasan tersebut mencapai kurang lebih dua kilometer. Namun demikian, masih terdapat sekitar 366 meter saluran yang belum tersambung. Untuk menyelesaikan penyambungan itu, diperlukan anggaran sekitar Rp13 miliar yang telah diusulkan dalam perencanaan tahun 2026.

    Darmadi menambahkan, meskipun sebagian saluran lama masih berupa tanah dan mengalami sedimentasi, langkah awal yang dilakukan adalah memastikan air tetap dapat mengalir melalui pembersihan serta penyambungan titik-titik yang terputus.

    Adapun wilayah yang ditargetkan mengalami pengurangan dampak banjir meliputi Perumahan Bengkuring dan kawasan utara di sekitarnya.

    Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa total rencana pembangunan kolam retensi di kawasan tersebut mencapai 27 hektare. Hingga saat ini, realisasi pembangunan baru mencapai sekitar 16 hektare, sedangkan sisanya masih dalam tahap pembebasan lahan.

    Ke depannya, tanggul kolam retensi akan diperkuat menggunakan konstruksi turap guna meningkatkan daya tahan terhadap tekanan air serta memungkinkan penambahan kapasitas tampung melalui pendalaman kolam.

    Sementara itu, untuk wilayah di Pampang, progres pembangunan kolam retensi telah mencapai 3,94 hektare. Pada tahun ini, Pemerintah Kota Samarinda kembali mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk penambahan lahan seluas 1,5 hektare. Kendala utama yang dihadapi masih berkaitan dengan proses pembebasan lahan yang belum sepenuhnya rampung.

    Darmadi menegaskan, seluruh pekerjaan pengendalian banjir tersebut mengacu pada masterplan drainase Kota Samarinda yang disusun pada 2024 dan akan ditinjau ulang setiap lima tahun. Meski demikian, perubahan tata guna lahan yang berlangsung cepat menjadi tantangan dalam upaya pengendalian banjir secara berkelanjutan.

    “Penanganan banjir dilakukan secara bertahap. Kami meningkatkan kapasitas dan konektivitas sistem sedikit demi sedikit,” pungkasnya.

     

    Banjir Darmadi Kolam Retensi Pemkot Samarinda Penanganan Banjir
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Banjir Bertahun-tahun Ganggu Proses Belajar, SDN 012 Sungai Kunjang Diusulkan Dibangun Ulang

    Juni 5, 2026

    Bitung Jadikan Samarinda Rujukan Pengelolaan Perumda Air Minum

    Juni 5, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Banjir Informasi Palsu di Medsos, Publik Diingatkan Jangan Mudah Percaya

    Juni 4, 2026

    Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur

    Juni 4, 2026

    Tambang Mulai Lesu, Samarinda Siaga Antisipasi Gelombang PHK dan Pelemahan Daya Beli

    Juni 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendidikan Tak Harus Formal, Mendikdasmen: SKB Balikpapan Tengah Contoh Baik

    R’syaJuni 5, 2026

    Insitekaltim, Balikpapan – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan pendidikan tidak identik…

    RSUD IA Moeis Tambah Kapasitas Ruang Isolasi TBC dan HIV dari 6 Menjadi 10 Tempat Tidur

    Juni 5, 2026

    Banjir Bertahun-tahun Ganggu Proses Belajar, SDN 012 Sungai Kunjang Diusulkan Dibangun Ulang

    Juni 5, 2026

    Jangan Patah Semangat, Ini Beasiswa LPDP 2026 yang Masih Buka hingga Akhir Juni

    Juni 5, 2026

    Kondisi Rupiah Melemah, Work From Cafe Masih Jadi Pilihan Pekerja Muda

    Juni 5, 2026
    1 2 3 … 3,124 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.