Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    September 21, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Kemenag Kaltim Dorong Penguatan Moderasi Beragama lewat Literasi Digital dan Dialog
    Kaltim

    Kemenag Kaltim Dorong Penguatan Moderasi Beragama lewat Literasi Digital dan Dialog

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 23, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Perwakilan Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Sahid
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama melalui literasi digital dan dialog berkelanjutan guna mencegah penyebaran isu negatif, potensi konflik, serta menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Anggota Bidang Madrasah Kemenag Kaltim Abdul Sahid saat ditemui di Samarinda, Selasa, 23 Desember 2025.

    Ia menilai, tanpa pemahaman moderasi beragama yang baik di era digital, isu-isu sensitif akan sangat mudah disalahgunakan dan berpotensi memicu konflik sosial.

    “Kalau tidak diberikan pemahaman melalui digitalisasi tentang moderasi beragama, maka kerawanan konflik itu akan sangat mudah terjadi,” ujar Abdul Sahid.

    Menurutnya, dialog penguatan moderasi beragama perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan kondisi daerah yang aman dan kondusif. Peran Kemenag lanjutnya, tidak hanya terbatas pada lingkungan pendidikan formal, tetapi juga menyentuh masyarakat secara luas.

    Salah satu upaya konkret yang telah dijalankan Kemenag Kaltim adalah Program Kampung Moderasi Beragama yang telah berjalan sekitar lima tahun terakhir di sejumlah wilayah.

    “Kampung Moderasi Beragama ini sudah ada sejak kurang lebih lima tahun lalu. Beberapa di antaranya berada di Kutai Kartanegara dan Samarinda,” jelasnya.

    Di Kampung Moderasi Beragama, nilai-nilai toleransi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari saling menghormati antarumat beragama, menjaga ketenangan lingkungan, hingga mencegah masuknya paham kekerasan.

    “Di sana tidak hanya ada satu agama. Semua saling menjaga. Kalau ada yang beribadah, kita saling menghormati,” katanya.

    Abdul Sahid juga menyoroti meningkatnya kasus intoleransi di kalangan pelajar, termasuk perundungan yang terjadi di sejumlah daerah. Kondisi tersebut menurutnya, menjadi perhatian bersama dan mendorong lahirnya berbagai program penguatan nilai kedamaian, salah satunya Sekolah Damai.

    Ia menegaskan, moderasi beragama harus dipahami secara holistik dan komprehensif. Konsep ini tidak hanya mencakup hubungan antarumat beragama, tetapi juga nilai toleransi, antikekerasan, serta penghargaan terhadap budaya lokal.

    “Moderasi beragama itu bukan hanya antaragama, tetapi bagaimana kita memahami toleransi dan antikekerasan secara menyeluruh,” tegasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026

    Produksi Ikan Kaltim Meningkat, DKP Pastikan Pasok Bahan Baku MBG Aman

    Juli 13, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    Ratu ArifanzaSeptember 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pengembangan layanan angkutan taksi di Kota Samarinda tak langsung disambut dengan…

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    1 2 3 … 3,355 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.