Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Kemenag Kaltim Dorong Penguatan Moderasi Beragama lewat Literasi Digital dan Dialog
    Kaltim

    Kemenag Kaltim Dorong Penguatan Moderasi Beragama lewat Literasi Digital dan Dialog

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 23, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Perwakilan Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Sahid
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama melalui literasi digital dan dialog berkelanjutan guna mencegah penyebaran isu negatif, potensi konflik, serta menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Anggota Bidang Madrasah Kemenag Kaltim Abdul Sahid saat ditemui di Samarinda, Selasa, 23 Desember 2025.

    Ia menilai, tanpa pemahaman moderasi beragama yang baik di era digital, isu-isu sensitif akan sangat mudah disalahgunakan dan berpotensi memicu konflik sosial.

    “Kalau tidak diberikan pemahaman melalui digitalisasi tentang moderasi beragama, maka kerawanan konflik itu akan sangat mudah terjadi,” ujar Abdul Sahid.

    Menurutnya, dialog penguatan moderasi beragama perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan kondisi daerah yang aman dan kondusif. Peran Kemenag lanjutnya, tidak hanya terbatas pada lingkungan pendidikan formal, tetapi juga menyentuh masyarakat secara luas.

    Salah satu upaya konkret yang telah dijalankan Kemenag Kaltim adalah Program Kampung Moderasi Beragama yang telah berjalan sekitar lima tahun terakhir di sejumlah wilayah.

    “Kampung Moderasi Beragama ini sudah ada sejak kurang lebih lima tahun lalu. Beberapa di antaranya berada di Kutai Kartanegara dan Samarinda,” jelasnya.

    Di Kampung Moderasi Beragama, nilai-nilai toleransi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari saling menghormati antarumat beragama, menjaga ketenangan lingkungan, hingga mencegah masuknya paham kekerasan.

    “Di sana tidak hanya ada satu agama. Semua saling menjaga. Kalau ada yang beribadah, kita saling menghormati,” katanya.

    Abdul Sahid juga menyoroti meningkatnya kasus intoleransi di kalangan pelajar, termasuk perundungan yang terjadi di sejumlah daerah. Kondisi tersebut menurutnya, menjadi perhatian bersama dan mendorong lahirnya berbagai program penguatan nilai kedamaian, salah satunya Sekolah Damai.

    Ia menegaskan, moderasi beragama harus dipahami secara holistik dan komprehensif. Konsep ini tidak hanya mencakup hubungan antarumat beragama, tetapi juga nilai toleransi, antikekerasan, serta penghargaan terhadap budaya lokal.

    “Moderasi beragama itu bukan hanya antaragama, tetapi bagaimana kita memahami toleransi dan antikekerasan secara menyeluruh,” tegasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    Jelang Aksi 21 April, Pemprov Kaltim Tegaskan Tidak Ada Upaya Redam Demo

    April 13, 2026

    Pemprov Kaltim Gelar Coffee Morning Bersama Ormas, Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi

    April 13, 2026

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    Andika SaputraApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri mengapresiasi…

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,057 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.