Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bangunan Terdampak Penataan Sungai Berpeluang Dapat Ganti Untung

    Juni 9, 2026

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Kasus Kekerasan Terhadap Anak Makin Marak di Bontang, Tri Ismawati Minta Pemerintah Fokus
    DPRD Bontang

    Kasus Kekerasan Terhadap Anak Makin Marak di Bontang, Tri Ismawati Minta Pemerintah Fokus

    SittiBy SittiJuli 15, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Tri Ismawati
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Kota Bontang yang dikenal sebagai kota industri dan jasa di Kalimantan Timur, kini dihadapkan pada tantangan serius, terkait meningkatnya kasus kekerasan seksual dan fisik terhadap anak-anak.

    Data terbaru dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Bontang menggambarkan situasi yang mengkhawatirkan, di mana hingga Mei 2024, terdapat 42 kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan.

    Dari jumlah tersebut, 13 kasus merupakan kekerasan seksual yang melibatkan anak-anak. Sementara 16 kasus lainnya termasuk dalam kategori kekerasan fisik, yang mayoritas terjadi dalam lingkungan rumah tangga.

    Kasus-kasus lain mencakup kekerasan psikis, kekerasan dalam bentuk bullying dan kasus-kasus terkait dengan hak nafkah anak

    Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Tri Ismawati mengecam situasi ini sebagai masalah serius yang membutuhkan respons segera dari pemerintah dan masyarakat.

    “Angka kekerasan terhadap anak di Bontang sangat mengkhawatirkan dan perlu tindakan serius dari berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya beberapa waktu lalu.

    Legislator Partai Berkarya tersebut menyoroti, perlunya pendekatan komprehensif dalam menanggapi masalah ini, termasuk peningkatan kampanye edukasi publik tentang perlindungan anak.

    Alokasi anggaran yang memadai harus diberikan untuk mendukung program-program perlindungan anak di Kota Bontang.

    “Kita tidak bisa lagi mengabaikan perlindungan anak sebagai prioritas utama. Pemerintah harus lebih fokus pada alokasi anggaran untuk mendukung upaya perlindungan anak, bukan hanya pada pelatihan teknis semata,” tambah Ismawati.

    Selain itu, ia menekankan perlunya langkah-langkah preventif yang lebih kuat untuk mencegah kekerasan terhadap anak, serta pendekatan rehabilitatif yang memadai untuk membantu korban dalam proses pemulihan mereka.

    “Komitmen untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan harus menjadi fokus bersama bagi pemerintah, lembaga perlindungan anak, dan masyarakat Bontang,” tandasnya.

    Kasus Kekerasan Anak PPA Tri ismawati
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kasus Kekerasan Anak di Sekolah, Dewan Desak Tindakan Pencegahan

    Mei 23, 2025

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bangunan Terdampak Penataan Sungai Berpeluang Dapat Ganti Untung

    SittiJuni 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Warga yang terdampak penataan kawasan sempadan sungai di Samarinda berpeluang mendapatkan kompensasi…

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026

    Jogging Usai Hujan Jadi Favorit Banyak Orang, Ini Alasannya

    Juni 9, 2026

    Jangan Lupakan Budaya di Tengah Gempuran Gadget

    Juni 9, 2026
    1 2 3 … 3,133 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.