Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Kasus Kebakaran di Samarinda Turun 30 Persen pada 2025, Korsleting Listrik Masih Jadi Penyebab Utama
    Pemkot Samarinda

    Kasus Kebakaran di Samarinda Turun 30 Persen pada 2025, Korsleting Listrik Masih Jadi Penyebab Utama

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaDesember 17, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Disdamkar Kota, Samarinda Hendra
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda mencatat penurunan signifikan jumlah kasus kebakaran sepanjang tahun 2025. Total kejadian kebakaran tercatat sebanyak 185 kasus, turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 266 kejadian.

    Kepala Disdamkar Kota Samarinda Hendra menyebut penurunan tersebut mencapai sekitar 30,45 persen. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tingkat kewaspadaan masyarakat tetap harus ditingkatkan karena penyebab kebakaran masih didominasi oleh faktor kelalaian.

    “Penyebab terbanyak masih akibat korsleting listrik atau hubungan arus pendek. Selebihnya disebabkan kompor yang ditinggalkan menyala atau kebocoran gas,” ujar Hendra saat diwawancara Rabu, 17 Desember 2025.

    Dari ratusan kejadian tersebut, beberapa di antaranya bahkan menimbulkan korban luka hingga meninggal dunia. Selain faktor teknis, Hendra juga menyoroti masih banyaknya bangunan yang belum memenuhi standar keselamatan kebakaran.

    “Dari pantauan kami ada bangunan publik seperti ruko yang tidak dilengkapi pintu darurat. Saat terjadi kebakaran penghuni bisa terjebak di dalam karena tidak memiliki akses evakuasi,” jelasnya.

    Untuk menekan angka kebakaran ke depan, Disdamkar Samarinda tidak hanya mengandalkan penanganan saat kejadian, tetapi juga memperkuat upaya mitigasi risiko sejak dini.

    “Kebakaran bukan hanya soal penanganan di hilir. Yang paling penting justru di hulu, bagaimana membangun kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran. Sosialisasi, edukasi, dan simulasi terus kami lakukan,” katanya.

    Ia menilai masih banyak masyarakat yang menganggap sepele potensi kebakaran, salah satunya dengan tidak menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Ketidaksiapan tersebut kerap memicu kepanikan dan memperbesar dampak kebakaran.

    Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Disdamkar Samarinda juga meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kebakaran kerap dipicu aktivitas bermain kembang api dan air mancur.

    “Pernah terjadi di Jalan Abu Salim dan Jalan Lambung Mangkurat akibat anak-anak bermain kembang api. Kami mengimbau masyarakat agar tidak bermain kembang api atau air mancur di sembarang tempat,” tegasnya.

    Dalam rangka pengamanan Nataru, Disdamkar Samarinda menyiagakan personel dan sarana prasarana secara penuh.

    “Kami siaga di 11 posko dengan sekitar 175 personel yang dikerahkan selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” pungkas Hendra.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.